Dua Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Solo
Jumat, 11 Mei 2012 | 17:09
Ilustrasi aksi pengerebekan teroris [google] [SOLO] Pasukan Detasemen Khusus 88
Mabes Polri menangkap dua orang terduga teroris di dua lokasi berbeda di Kota
Solo, Jumat siang.
Dua terduga teroris tersebut Rizki Dian Furqoni (17) warga RT 6/RW5 Jalan Comal
6 Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon dan Teguh alias Parkit (17) warga Dusun
Ngaglik, Desa Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar.
Riski Dian Furqoni ditangkap oleh Densus 88, di Jalan Kiai Mojo, Kelurahan
Semanggi, Pasar Kliwon, saat pulang dari shalat Jumat, sekitar pukul 12.45 WIB.
Teguh alias Parkit ditangkap di kawasan Pasar Legi, Banjarsari Solo, sekitar
pukul 13.00 WIB.
Menurut Wahyono (63) ketua pengamanan Kelurahan Semanggi, kejadian penangkapan
Dian sangat cepat di pertigaan Jalan Kiai Mojo dan Jalan Comal 6 RT 6 RW 5
Semanggi.
"Saya mendengar dua tembakan di lokasi kejadian dan Dian langsung
dimasukan ke mobil Toyota Avanza warga hitam ke arah barat," katanya.
Menurut dia, pihaknya tidak mengetahui kejadian tersebut, tetapi saat terdengar
suara tembakan senjata api, tiba-tiba Dian langsung ditangkap dibawa pergi oleh
polisi.
Sementara situasi di lokasi di rumah Dian di Jalan Comal 6 Semanggi, kelihatan
sejumlah orang menunggu di depan rumahnya yang berdekatan dengan Masjid Al
Ikhlas.
Rizki Dian Furqoni merupakan anak dari Rudi Hartono (44) dan Sri Rejeki (40)
tinggal di Jalan Comal 6 RT 6 RW 5 Semanggi.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Asdjima'in saat dikonfirmasi soal penangkapan
dua terduga teroris tersebut membenarkan.
"Saya sudah dihubungi Densus terkait penangkapan dua terduga teroris itu.
Keduanya terindikasi kasus bom Kepunton dan jaringan Sumatera Utara," kata
Kapolresta. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
Fathanah Mulai Sebut Nama Presiden PKS Anis Matta
Kapolda NTT: Tugas Polisi Pengamanan Bukan Hitung Suara!
Wanita-Wanita Cantik Merusak Citra PKS Sebagai Partai Agama
