SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip

Diego Michiels Mundur dari Pelita karena Diancam?
Selasa, 3 Januari 2012 | 10:24

Diego Michiels [google] Diego Michiels [google]

[JAKARTA] Agen Diego Michiels, Ron Ravel menyatakan, tidak mengetahui mengenai pengunduran diri pemainnya itu dari Pelita Jaya.  

“Saya tidak pernah dilibatkan dan diinformasikan (mengenai pengunduran diri itu), dan jika saya tahu, saya akan menyarankan Diego untuk tidak melakukan itu, karena konsekuensi yang akan diterima,” kata Ravel dalam suratnya kepada manajemen Pelita Jaya, Selasa (3/1).  

Ravel mengakui, terakhir kali melakukan kontak dengan pemain naturalisasi itu pada 16 dan 20 Desember lalu, melalui BlackBerry Messenger.

 Dalam komunikasi tersebut, Ravel menyatakan, Diego tidak menceritakan jika ada masalah yang dihadapinya.  

“Saya yakin Diego telah dipaksa oleh orang atau yang disebut sebagai agen. Pada usia 21 tahun, Diego masih sangat muda dan labil. Ini juga kali pertama baginya hidup tanpa orang tua, dan tidak memiliki pengalaman hidup di negara yang berbeda. Hal itu menyebabkan dirinya sebagai target yang mudah bagi ‘predator’ untuk menyatakan pengunduran diri itu, tanpa tahu akibatnya,” ujar Ravel.  

Pelita Jaya mengadukan kasus pengunduran diri Diego Michiels kepada KPSI. Manajer Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa mengatakan, pengaduan itu terkait adanya dugaan ancaman dan tekanan yang dilakukan PSSI terhadap pemain naturaliasi itu. Dia juga meminta KPSI untuk melaporkan persoalan ini kepada FIFA dan AFC.

Lebih lanjut, Sekjen KPSI Hinca Panjaitan menjelaskan, salah satu yang digarisbawahi KPSI dalam kasus Diego adalah ikut tercantumnya nama Ketua Umum PSSI (Djohar Arifin), Ketua Komite Kompetisi (Sihar Sitorus), Penanggungjawab Timnas (Bernhard Limbong), dan Koordinator Timnas (Bob Hippy) dalam surat pengajuan pengunduran diri yang dikirimkan Diego.

"Dalam surat itu ada tembusan atau Carbon Copy to (cc) yang ternyata dikirimkan kepada keempat nama tersebut. Itu tidak pernah ada sebelumnya dalam surat menyurat atau kontrak antara pemain dan klub," ujar Hinca. [HPS/M-16]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN