SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip

Dermaga II Belum Beroperasi Timbulkan Antrean Panjang di Merak
Selasa, 10 Juli 2012 | 14:52

Menteri BUMN, Dahlan Iskan (Foto: SP/Ruht Semiono) Menteri BUMN, Dahlan Iskan (Foto: SP/Ruht Semiono)

[JAKARTA] Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan antrean panjang arus kendaraan di penyeberangan Selat Sunda disebabkan Dermaga II Pelabuhan Merak belum dapat dioperasikan akibat pengerjaannya kendala teknis.

"Penyelesaian Dermaga II tidak sesuai dengan 'planning'. Pengerjaannya terkendala teknis," kata Dahlan saat ditemui setelah rapat pimpinan di RS Pelni, Jakarta, Selasa.

Dahlan mengungkapkan Dermaga II tidak dapat didirikan karena terbentur benda keras di dalam tanah. Kendati demikian, pengerjaan penyelesaian Dermaga II tetap dilaksanakan.

"Kami berharap sebelum Lebaran nanti, dermaga ini sudah bisa beroperasi sehingga bisa meminimalisasi antrean penyeberangan," ungkapnya.

Dahlan mengakui kemacetan penyeberangan dari Merak-Bakauheni sudah dapat diatasi dengan baik oleh PT ASDP Indonesia Ferry Persero. Kemacetan ini bertepatan dengan adanya liburan sekolah.

"Sekarang, antrean tidak separah yang dulu. Ini kan karena ada liburan sekolah saja," paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan ASDP Christine Hutabarat mengungkapkan data produksi angkutan sejak 24 jam terakhir hingga pukul 12.00 WIB pada Senin (9/7) menunjukkan jumlah penumpang sebanyak 7.647 orang, kendaraan roda empat sebanyak 2.849 unit, bus sebanyak 371 unit dan kendaraan truk sebanyak 3.246 unit.

Untuk mengatasi kepadatan di Pelabuhan Merak dan terus berupaya agar tetap konsisten, salah satunya dengan menambah dua unit kapal ro-ro bantuan milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di lintasan Merak-Bakauheni, yaitu KMP Roditha dari lintasan Lembar-Padangbai dan KMP Kalibodri dari lintasan Semarang-Kumai.

Jumlah kapal yang beroperasi minimal 28 kapal dan dapat beroperasi secara konsisten hingga empat trip per hari per kapal.

"Langkah-langkah tersebut sudah kami lakukan sejak kemarin dan mulai menampakkan hasil. Kepadatan saat ini hanya 1 kilometer dari Pelabuhan Merak. Arus penyeberangan truk perlahan terurai," ujar Christine. [Ant/L-9]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN