SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Mei 2013
Pencarian Arsip

Densus 88 Temukan Rangkaian Elektronik di Rumah M Syarif
Senin, 18 April 2011 | 17:17

Ilustrasi Ilustrasi

[JAKARTA] Detasemen Khusus (Densus) 88 menemukan tujuh rangkaian elektronik di rumah pelaku bom bunuh diri di Cirebon, M Syarif Astana Garif (32) di Majalengka. Menurut Wakil Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Wakabareskrim) Polri, Irjen Pol Mathius Salempang, rangkaian tersebut ditemukan di rumah pelaku di Desa Penjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya, Majalengka.

Rangkaian elektronik, Mathius katakan belum bisa dipastikan apakah ini kepentingan pembuatan bom, karena Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror masih terus melakukan penyelidikan.

"Selain itu, di rumah pelaku ditemukan alumunium, batere, saklar, bola lampu, mur dan paku," katanya, Senin (18/4).

Sementara itu, dari hasil residu di tempat kejadian pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) ditemukan Potasium Nitrat, Aluminium dan Sulfur, kata Mathius. Syarif adalah pelaku bom bunuh diri di mesjid Adz Zikro, Mapolres Cirebon pada hari Jumat (15/4).

Hasil pemeriksaan DNA kedua orangtua Syarif yakni bapaknya bernama Abdul Gofur dan ibunya bernama Srimulat dicocokan dengan DNA pelaku ada kesamaan. Saat itu pelaku mendekat ke posisi Kapolres Cirebon, AKBP Herukoco yang saat salat berdiri di baris nomor dua bagian depan.

Pelaku saat melakukan aksinya menggunakan lima lapis celana yang terdiri satu celana dalam, dua celana pendek dan dua celana panjang. Bom ditaruh pelaku di sebelah kanan perut pelaku, maka saat meledak tersangka tewas yang hancur bagian perutnya. [Ant/L-9]    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN