SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip

Demokrat ‘Ngiri’ Sama Program Partai NasDem
Senin, 11 Juni 2012 | 21:19

Max Sopacua [google] Max Sopacua [google]

[JAKARTA] Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Max Sopacua pertanyakan sumber keuangan Partai NasDem, yang menyatakan siap membiayai calon anggota legislatif (caleg) potensial Rp5 miliar hingga Rp10 miliar.  

"Partai baru seperti partai NasDem yang mengimingi-imingi caleg potensial dengan modal Rp 5 miliar hingga Rp 10 miliar perlu dipertanyakan," kata Max Sopacua di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (11/6).  

Menurut Max, meskipun elite Partai NasDem menegaskan dana tersebut bersumber dari iuran kader dan anggota dana parpol harus "clear", apalagi dana dalam jumlah besar.  

Setelah pimpinan Partai NasDem menyampaikan pernyataannya di ruang publik, menurut dia, selanjutnya menjadi opini publik yang mendapat respons publik.  

"Sumber dana Partai NasDem perlu ditelusuri, apakah oleh pihak berwajib atau oleh LSM. Saya kira data beberapa LSM cukup akurat," katanya.  

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy meminta agar Partai NasDem menjunjung tinggi prinsip transparansi dengan mengungkap alokasi dana untuk membiayai calegnya secara transparan.  

Romy, panggilan akrab Romahurmuziy, menyambut baik jika ada partai politik yang membiayai calegnya, karena banyak putra bangsa yang memiliki kemampuan intelektual tapi kurang memiliki kemampuan finansial.  

"Partai NasDem hendaknya bersikap transparan soal kesiapan membiayai calegnya," katanya.  

Menurut dia, jika Partai NasDem bersikap transparan dan sumber dananya "clear" maka akan menjadi panutan bagi parpol-parpol lain.  

Partai NasDem, menurut dia, tentunya memiliki suatu konsep untuk melakukan pembaruan sistem politik, sehingga bersikap transparan.  

"Jika sumber dana tersebut dari perusahaan dan perorangan, dalam UU Pemilu ada batas maksimalnya," katanya.  

Pada kesempatan tersebut, Romy juga mengimbau agar partai politik hendaknya lebih mengedepankan ideologi daripada kemampuan finansialnya.  

Menurut dia, seorang caleg terpilih menjadi anggota legislatif bukan pertimbangan utamanya karena faktor finansial tapi lebih kepada ideologi partai.  "Jika pertimbangannya finansial maka akan berdampak terjadi kerusakan mental bangsa," katanya.  

Sebelumnya, pimpinan Partai Nasdem menyatakan siap memberikan modal Rp5 miliar hingga Rp10 miliar untuk caleg-caleg potensial. [Ant/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN