Cherrybelle Ingin Terus Bertahan di Dunia Hiburan
Senin, 2 April 2012 | 11:16
Cherrybelle [google] [JAKARTA]
Bagi sebagian kelompok musik, dunia layar lebar menjadi salah satu pilihan agar
bisa terus bertahan di dunia hiburan. Banyak yang sudah melakukan itu, dan yang
terbaru adalah Cherrybelle. Sembilan orang anggota kelompok vokal itu, bermain
dalam film Love Is U.
“Iya,
kita senang sekali bisa main dalam film layar lebar,” ujar Cherly anggota Cherrybelle
yang sering jadi juru bicara kelompok ini. Cherly menambahkan, para Chibi
(panggilan untuk anggota Cherrybelle) berperan sealamiah mungkin, hampir tak
berbeda dengan aktifitas sehari-hari.
Wenda,
anggota Cherybelle yang lain menambahkan, bahwa akting mereka dalam film Love Is U, 70 persennya mirip dengan
aktivitas sehari-hari mereka. Hanya 30 persen cerita dalam film yang berbeda.
namun bagi Wenda, meski hanya 30 persen, mereka tetap mengaku kesulitan untuk
bermain seni peran. “Tantangannya tetap ada. Karena sebenarnya kita juga harus
mengikuti arahan sutradara,” ujarnya.
Love Is U
disutradarai Hanny Saputra. Kisahnya menceritakan tentang persahabatan anggota
Cherrybelle. Terutama keseharian mereka dan proses menjadi kelompok vokal yang
kini digandrungi remaja.
Karena
mirip dengan kejadian sehari-hari, tak heran jika dalam proses syuting sering
menimbulkan kejadian lucu. Menurut Gigi, anggota Cherrybelle yang lain, salah
satu yang membuat mereka tidak semangat adalah kalau kehabisan cemilan saat
proses syuting.
“Kak
Hanny mau marah, karena krunya bawa gorengan, terus kami teriak histeris,
'gorengaaan!' dan jadi rebutan sama kru,” cerita Gigi.
Gigi juga menceritakan
saat syuting mereka sering kekurangan makanan karena lokasi syuting berada di
lantai 12 sebuah apartemen di Jakarta.
“Makanannya
suka telat datang. Kami mau makan, mereka sudah menawarkan, tapi datangnya
selalu lima sampai sepuluh jam kemudian. Terus, yang datang juga beda dari yang
kami pesan,” tambah Gigi.
Keceriaan
para Chibi ternyata menjadi senjata makan tuan bagi Hanny Saputra. Sutradara
yang pernah menggarap Miror, Virgin,
dan Di Bawah Lindungan Ka’bah,
kesulitan ketika harus mengatur Cherly, Anisa, Wenda, Angel, Auryn, Christy,
Devi, Felly, dan Gigi dalam berakting.
Jika
biasanya, Hanny hanya berhadapan dengan dua atau tiga pemeran utama, kali ini
dia mengarahkan sembilan orang dan seluruhnya belum punya pengalaman berakting.
“Mereka itu seperti ombak bagi saya. Harusnya, saya bisa meng-handle mereka. Tapi, yang terjadi, saya
justru tergulung ombaknya,” ujarnya.
Bersama
Cherrybelle, Hanny merasa seperti menghadapi anak-anak di taman kanak-kanak.
“Bagi saya, itu sebuah kelebihan yang menarik. Tapi ya itu, mereka itu berisik
sekali. Ada yang teriak, ada yang lari ke sana-ke mari. Jadinya perlu trik
khusus,” tambahnya.
Berdasar
pengalaman Hanny, biasanya para pemainnya selalu menurut jika diarahkan untuk
berakting. Namun para Chibi justru melakukan sebaliknya. “Kalau satu diberi
tahu, satu lagi berbicara, yang lain ikutan ngomong.
Itu tantangan tersendiri buat saya. Akhirnya, saya biarkan mereka apa adanya.
Alamiah saja,” urainya.
Spontanitas
tersebut yang menurut Hanny menjadi daya tarik Cherrybelle. Tak heran jika
sebagian besar penggemar kelompok vokal ini adalah anak-anak. Menurut Hanny,
wajah personel Cherrybelle memang berusia 18 tahun sampai 24 tahun, tapi
ekspresi mereka adalah ekspresi anak-anak.
“Wajah
mereka itu naif. Padahal, mereka itu berusia dewasa. Meskipun di lokasi syuting
mereka pakai celana pendek atau rok mini, tidak ada kesan seksi. Kami
menganggap mereka adalah anak-anak. Itu kelebihannya,” tegas Hanny.
Pengalaman
lain yang baru menurut Hanny adalah soal jadwal syuting. Sebagai sutradara yang
sudah menggagas sembilan film, baru kali ini ia harus menyesuaikan jadwalnya
dengan pemain. Sebab, jadwal Cherrybelle di luar film begitu padat. “Mereka ini
jadwalnya luar biasa padat. Itu juga menjadi tantangan tersendiri buat saya,”
katanya. [K-11]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
