SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 29 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Buruh Dibebaskan, Kini Giliran Majikan Disekap Polisi
Minggu, 5 Mei 2013 | 19:57

Para buruh yang disekap di pabrik kuali di Kampung Bayur Opak RT 03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang. [tribunnews.com] Para buruh yang disekap di pabrik kuali di Kampung Bayur Opak RT 03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang. [tribunnews.com]

[JAKARTA] Dirjen Pengawasan Ketenagakerjaan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) bekerja sama dengan pihak Polri menangkap dan menahan lima tersangka penyekap buruh di Tangerang.  

“Para tersangka sudah ditahan di Mapolsek Jagakarsa, Tangerang sejak Sabtu (4/5) malam,”  kata Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (PPK) Kemnakertrans Muji Handaya, kepada SP Minggu (5/5), malam.  

Menurut Mudji, dari lima tersangka itu satu orang adalah pemilik perusahaan dan empat orang adalah stafnya. “Perusahaannya adalah perusahaan homeindustri,” jelas Mudji.  

Mudji mengatakan kasus itu di pabrik kuali di Kampung Bayur Opak RT 03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang.  

Ada 34 pekerja dikerjakan di pabrik ini. Kasus ini terkuak setelah dua buruh yang bekerja di pabrik itu berhasil melarikan diri. Andi Gunawan (20) dan Junaidi (22) kabur setelah tiga bulan dipekerjakan dengan tidak layak.  

Atas laporan tiga orang ini akhirnya berwajib bergerak membebaskan para buruh dan mengembalikan ke keluarga mereka masing-masing.  

Pemulangan para buruh tersebut dilakukan, Sabtu (4/5) malam . Pemulangan dibagi ke dalam dua gelombang.

Pada pukul 20.00 WIB beberapa buruh yang berasal dari Lampung Utara dan Cinjur dipulangkan dengan menggunakan satu bus dan lainnya dijemput dengan menggunakan kendaraan pribadi.  

Pemulangan ini dilakukan setelah diadakan pemeriksaan kesehatan dengan melibatkan Dinas Kesehatan setempat, dan proses pemeriksaan dan pemberkasan penyidikan oleh Kepolisian dan pegawai pengawas ketenagakerjaan( PPNS) Kemnakertrans.  

Muji mengatakan, para tersangka  penyekapan buruh harus dihukum berat  secara pidana sebagai efek jera dan pelajaran bagi para pengusaha lain.

Para pengusaha yang mempekerjaan para buruh wajib mentaati aturan ketenagakerjaan dan memperlakukan para pekerja dengan layak.  [E-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»