Brisbane Terendam Banjir
Rabu, 12 Januari 2011 | 9:07
Banjir di Brisbane Australia-[bbc] [QUEENSLAND] Pemerintah Negara Bagian Queensland mengatakan
masih terus mencari 90 orang yang hilang akibat banjir yang menerjang kota
Toowomba dan sekitarnya, yang digambarkan seperti sebuah tsunami.
Dengan banjir yang belum kunjung surut, kini setidaknya 20.000 rumah warga
Brisbane berisiko terendam air.
Pusat kota terbesar ketiga di Australia itu
sudah berubah menjadi kota mati akibat putusnya aliran listrik.
Sementara itu, banjir di kota Ipswich di sebelah barat Brisbane diramalkan
bisa mencapai ketinggian 22 meter dalam beberapa jam mendatang. Situasi di kota
itu, digambarkan sangat kacau balau.
Selain menghadapi banjir, pemerintah kota Ipswich juga harus menghadapi para
penjarah yang beraksi di kawasan permukiman yang ditinggalkan warganya.
Wartawan BBC di Australia Nick
Bryant melaporkan, Perdana Menteri Queensland Anna Blilgh mengingatkan bahwa
saat ini akan menjadi saat paling memilukan baik bagi tim penyelamat dan warga
yang keluarganya belum ditemukan.
PM Anna Bligh kepada televisi
Australia mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah karena
banyak korban hilang yang belum ditemukan.
"Polisi mencari lebih dari 90
orang yang tidak bisa dihubungi keluarga mereka. Kabar baiknya adalah, hujan
kini mulai reda sehingga tim penyelamat sudah bisa memulai pencarian. Tim
penyelamat akan menjalani pekerjaan yang berat," kata Bligh.
Kondisi Brisbane sendiri belum
membaik. Air setinggi lutut orang dewasa masih merendam sejumlah daerah.
Sementara penduduk terus berupaya menyelamatkan harta benda mereka.
Banjir bandang terjadi hari Senin
setelah hujan turun selama 36 jam tanpa henti. Setidaknya 14 orang tewas dan
puluhan lainnya masih dinyatakan hilang. Banjir kini menyebar ke kawasan
utara negara bagian New South Wales.[bbc/N-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Huawei Ascend P6, Ponsel Cerdas Paling Tipis di Dunia
Dicecar Soal Pernikahan, Djoko Susilo Gerah
Pemerintah Ajukan Penundaan Amnesti TKI
Nazaruddin Berbisnis dari Penjara
