SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip

Bom Guncang Sadr City, 16 Orang Tewas
Jumat, 14 Oktober 2011 | 9:41

Ilustrasi-Ledakan bom Ilustrasi-Ledakan bom

[BAGHDAD] Sedikitnya 16 orang tewas oleh dua ledakan bom di Kota syiah, Sadr City pada Kamis (13/10) waktu setempat. Dua bom itu terjadi Pasar al-Hay secara hampir bersamaan.

Demikian disampaikan aparat kepolisian setempat. Disebutkan, ledakan kedua lebih dahsyat dan menyebabkan banyak korban jiwa. Dua bom itu terjadi hanya sehari setelah ibukota Irak, Baghdad, diguncang serangan bom terburuk sejak Agustus lalu yang menewaskan 22 orang.

Seorang tukang cukur di Sadr City, Hassan Rahim mengatakan, dia sedang memotong rambut pelanggannya saat bom pertama meledak. "Kami berhamburan keluar toko (tempat cukur rambut) dan kami melihat api dan asap mengepul di dekat rumah-rumah," ceritanya.

Kemudian dia kembali ke dalam tokonya untuk melanjutkan pekerjaannya. Tiba-tiba bom kedua meledak. "Saya melihat mayat bergelimpangan di tanah dan beberapa mobil terbakar," ceritanya.

Dia melanjutkan, "Kami membantu mengangkut para korban luka-luka ke rumah sakit sebelum ambulans datang. Aparat keamanan harus melaksanakan tugasnya dengan lebih baik karena kami menduga serangan di Sadr City akan terus meningkat." Sebab "Banyak orang di sini merasa bahwa pasukan keamanan tidak bisa melindungi masyarakat," lanjutnya.

Pada Rabu (12/10), 22 orang tewas ketika dua pelaku bom bunuh diri meledakkan diri pada waktu yang hampir bersamaan. Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di kantor polisi di Baghdad Pusat dan  yang lain menambarakkan mobilnya ke pos pemeriksaan polisi hunian padat Hurriya.

Selain itu ada enam bom lainnya meledak pada Rabu lalu itu dan sedikitnya enam orang tewas dalam tiga ledakan di Baghdad pada Senin (10/10). [BBC/A-21]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN