SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip

Bom Bunuh Diri Diduga Ledakan Bus Turis di Bulgaria
Kamis, 19 Juli 2012 | 15:23

Ilustrasi bom [google] Ilustrasi bom [google]

[BURGAS] Seorang pembom bunuh diri berada di belakang ledakan terhadap wisatawan Israel di Bulgaria, kata pejabat pada Kamis, sementara mereka mengatakan jumlah korban tewas tujuh orang, serangan paling banyak menimbulkan korban jiwa bagi Israel sejak 2004.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meududuh Iran atas serangan itu. Ledakan itu menghantam bus pembawa wisawatan itu, yang tiba dari Tel Aviv, di bandar udara Burgas untuk menuju pantai dan daerah wisata tepi laut negara Uni Eropa bekas komunis tersebut.

"Serangan itu dilakukan seorang pria yang jug tewas dalam ledakan itu dan yang identitasnya belum diketahui," kata Menteri Dalam Negeri Bulgaria Tsvetan Tsevetanov di Burgas.

Pembom itu, yang juga tewas akibat ledakan itu, membawa izin mengemudi palsu dari negara bagian Michigan Amerika Serikat, tambahnya.

Ledakan itu menewaskan enam wisatawan Israel, seorang warga Bulgaria dan penyerang, kata Tsvetanov. Jumlah korban sebelumnya adalah enam orang rewas dan lebih dari 30 lainnya cedera.

Para saksi mata mengatakan para penumpang yang panik melompat dari jendela-jendela bus dan mayat-mayat tergeletak di jalan dengan pakaian mereka robek sementara sirene ambulan meraung-raung dan asap tebal membumbung di bandara itu.

"Saya berada di bus itu dan kami hanya duduk setelah beberapa detik kami mendengar satu ledakan kuat," kata seorang turis Israel Gaz Malka kepada radio militer Israel."Seluruh bagian bus itu terbakar." "Israel akan menanggapi secara keras pada serangan Iran itu," kata Netanyahu.

"Dalam beberapa bulan belakangan ini kami melihat usaha-usaha Iran untuk mengganggu warga Israel di Thailand, India, Georgia, Kenya, Siprus dan tempat-tempat lain." Presiden AS Barack Obama tidak menyebut secara langsung nama Iran tetapi mengcam apa yang ia sebut satu serangan teroris yang kejam" dan menegaskan komitmen teguhnya bagi keamanan Israel." Obama menelepon Netanyahu dan menyatakan belangsungkawanya, sementara kedua pemimpin itu "sepakat bahwa Israel dan AS akan bekerja sama untuk menyelidiki serangan itu," kata satu pernyataan pemerintah Israel.

Netanyahu mengemukakan kepada Obama bahwa Iran dan kelompok Hizbullag Lebanon melakukan satu kampanye teror global, kata pernyataan itu.

Serangan bom itu, yang terjadi pada ulang tahun ke-18 serangan terhadap satu pusat masyarakat Yahudi di Argentina yang menewaskan 85 orang,juga mendapat kecaman dari Prancis dan Inggris serta dari para pemimpin Muslim Bulgaria.

Israel juga menuduh Iran terlibat dalam serangan di Argentina tahun 1994 itu, kendatipun republik Islam itu membantah tuduhan tersebut. Iran menuduh Israel berada dibalik pembunuhan-pembunuhan para pakar nuklir dan tokoh senior militer Iran dalam tahun-tahun belakangan ini.

Kementerian luar negeri Israel mengatakan Menlu Bulgaria Nikolay Mladenov mengemukakan kepada sejawat Israelnya Avigdor Lieberman melalui telepon ledakan itu disebabkan oleh satu bom.

Bom itu meledak sekitar pukul 1400 waktu seempat (21.00 WIB Rabu) di bus yang membawa warga Isarel yang yang tiba di Burgas, kota terbesar kedua pantai Laut Hitam Bulgaria, membakar dan juga menghantam dua bus lainnya, kata kementerian itu.

Wali kota Burgas Dmitar Nikolov, yang berada di bandara itu saat itu mengatakan ledakan itu terjadi ketika 50 atau 60 turis akan naik bus dan meletakkan tas-tas mereka di bagian bagasi.

Menlu AS Hillary Clinton , yang mengunjungi Israel Senin dan melakukan perundingan dengan Netanyahu pada persinggahan terakhir dari lawatan sembilan negaranya, mengatakan dia sangat sedih dan marah mendengar berita serangan itu.

Israel dan Bulgaria, yang penduduknya 13 persen warga Muslim memiliki hubungan baik dan pantai Laut Hitam menjadi satu tempat wisata populer bagi para warga Israel, dengan hampir 140.000 orang mengunjungi negara iu tahun 2011.

Pada Januari,televisi publik Israel melaporkan bahwa pihak berwenang di Bulgaria menggagalkan satu serangan bom ketika menemukan satu bom di sebuah bus carteran untuk membawa para wisatawan Israel ke satu daerah wisata ski.

Pasukan Bulgaria dikerahkan di beberapa daerah wisata ski yang sering dikunjungi warga Israel setelah bom itu ditemukan, tambah laporan itu. [Ant/L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN