Bom Bunuh Diri Diduga Ledakan Bus Turis di Bulgaria
Kamis, 19 Juli 2012 | 15:23
Ilustrasi bom [google] [BURGAS]
Seorang pembom bunuh diri berada di belakang ledakan terhadap wisatawan Israel
di Bulgaria, kata pejabat pada Kamis, sementara mereka mengatakan jumlah korban
tewas tujuh orang, serangan paling banyak menimbulkan korban jiwa bagi Israel
sejak 2004.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meududuh Iran atas serangan itu.
Ledakan itu menghantam bus pembawa wisawatan itu, yang tiba dari Tel Aviv, di
bandar udara Burgas untuk menuju pantai dan daerah wisata tepi laut negara Uni
Eropa bekas komunis tersebut.
"Serangan itu dilakukan seorang pria yang jug tewas dalam ledakan itu dan
yang identitasnya belum diketahui," kata Menteri Dalam Negeri Bulgaria
Tsvetan Tsevetanov di Burgas.
Pembom itu, yang juga tewas akibat ledakan itu, membawa izin mengemudi palsu
dari negara bagian Michigan Amerika Serikat, tambahnya.
Ledakan itu menewaskan enam wisatawan Israel, seorang warga Bulgaria dan penyerang,
kata Tsvetanov. Jumlah korban sebelumnya adalah enam orang rewas dan lebih dari
30 lainnya cedera.
Para saksi mata mengatakan para penumpang yang panik melompat dari
jendela-jendela bus dan mayat-mayat tergeletak di jalan dengan pakaian mereka
robek sementara sirene ambulan meraung-raung dan asap tebal membumbung di
bandara itu.
"Saya berada di bus itu dan kami hanya duduk setelah beberapa detik kami
mendengar satu ledakan kuat," kata seorang turis Israel Gaz Malka kepada
radio militer Israel."Seluruh bagian bus itu terbakar." "Israel
akan menanggapi secara keras pada serangan Iran itu," kata Netanyahu.
"Dalam beberapa bulan belakangan ini kami melihat usaha-usaha Iran untuk
mengganggu warga Israel di Thailand, India, Georgia, Kenya, Siprus dan tempat-tempat
lain." Presiden AS Barack Obama tidak menyebut secara langsung nama Iran
tetapi mengcam apa yang ia sebut satu serangan teroris yang kejam" dan
menegaskan komitmen teguhnya bagi keamanan Israel." Obama menelepon
Netanyahu dan menyatakan belangsungkawanya, sementara kedua pemimpin itu
"sepakat bahwa Israel dan AS akan bekerja sama untuk menyelidiki serangan
itu," kata satu pernyataan pemerintah Israel.
Netanyahu mengemukakan kepada Obama bahwa Iran dan kelompok Hizbullag Lebanon
melakukan satu kampanye teror global, kata pernyataan itu.
Serangan bom itu, yang terjadi pada ulang tahun ke-18 serangan terhadap satu
pusat masyarakat Yahudi di Argentina yang menewaskan 85 orang,juga mendapat
kecaman dari Prancis dan Inggris serta dari para pemimpin Muslim Bulgaria.
Israel juga menuduh Iran terlibat dalam serangan di Argentina tahun 1994 itu,
kendatipun republik Islam itu membantah tuduhan tersebut. Iran menuduh Israel
berada dibalik pembunuhan-pembunuhan para pakar nuklir dan tokoh senior militer
Iran dalam tahun-tahun belakangan ini.
Kementerian luar negeri Israel mengatakan Menlu Bulgaria Nikolay Mladenov
mengemukakan kepada sejawat Israelnya Avigdor Lieberman melalui telepon ledakan
itu disebabkan oleh satu bom.
Bom itu meledak sekitar pukul 1400 waktu seempat (21.00 WIB Rabu) di bus yang
membawa warga Isarel yang yang tiba di Burgas, kota terbesar kedua pantai Laut
Hitam Bulgaria, membakar dan juga menghantam dua bus lainnya, kata kementerian
itu.
Wali kota Burgas Dmitar Nikolov, yang berada di bandara itu saat itu mengatakan
ledakan itu terjadi ketika 50 atau 60 turis akan naik bus dan meletakkan
tas-tas mereka di bagian bagasi.
Menlu AS Hillary Clinton , yang mengunjungi Israel Senin dan melakukan
perundingan dengan Netanyahu pada persinggahan terakhir dari lawatan sembilan
negaranya, mengatakan dia sangat sedih dan marah mendengar berita serangan itu.
Israel dan Bulgaria, yang penduduknya 13 persen warga Muslim memiliki hubungan
baik dan pantai Laut Hitam menjadi satu tempat wisata populer bagi para warga
Israel, dengan hampir 140.000 orang mengunjungi negara iu tahun 2011.
Pada Januari,televisi publik Israel melaporkan bahwa pihak berwenang di
Bulgaria menggagalkan satu serangan bom ketika menemukan satu bom di sebuah bus
carteran untuk membawa para wisatawan Israel ke satu daerah wisata ski.
Pasukan Bulgaria dikerahkan di beberapa daerah wisata ski yang sering
dikunjungi warga Israel setelah bom itu ditemukan, tambah laporan itu.
[Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pesawat Lion JT 0535 Rusak Lagi, Penumpang Kecewa
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
