Belahan Dada Miss Playboy Jadi 'Pemenang' di Debat Capres Meksiko
Rabu, 9 Mei 2012 | 11:52
Potongan gambar ini diambil dari rekaman YouTube, atas tayangan Institute Pemilihan Federal Meksiko. Julia Orayen, kedua dari kanan, membawa kotak untuk calon presiden yang berisi kertas topik debat bagi calon presiden di Mexico City [AP /IFETV via YouTube]
Debat calon presiden di televisi biasanya cukup digemari
pemirsa. Selain memicu adu argumentasi yang kuat, kualitas dan visi para calon akan
teruji. Mereka yang mahir bersilat lidah dipastikan jadi pemenang. Di Meksiko,
debat calon presiden justru dimenangi oleh model cantik.
Menurut media massa dan Twitter, tayangan debat calon
presiden Meksiko di televisi pada Minggu (6/5) malam, justru dimenangi model
molek Julia Orayen. Tak hanya cantik, Orayen tampil dengan gaun ketat di atas
panggung debat capres. Selama kurang dari 30 detik, gadis montok itu membuat
bingung jutaan penonton.
Julia Orayen konon pernah berpose telanjang untuk majalah
khusus dewasa, Playboy. Dia pun tampil nyaris tidak berpakaian di
satu media lainnya. Untung saja, penampilan Orayen tidak “seheboh” di majalah Playboy. Meskipun demikian, Orayen telah
menyita perhatian jutaan pemirsa Meksiko pada Minggu malam. Padahal dia hanya
bertugas membawa sebuah guci penuh dengan potongan-potongan kertas nomor undian
urutan calon yang akan berbicara.
Penampilan Orayen memang cukup mengejutkan. Bisa
dipastikan, pemirsa tidak akan sempat memperhatikan guci yang dibawa Orayen.
Pasalnya model seksi itu mengenakan gaun, ketat warna putih dengan potongan
dada yang lebar. Gambar gaun Orayen itu bahkan terpampang di halaman depan
surat kabar dan situs pada Senin (7/5).
"Yang terbaik dari tayangan itu adalah gadis putih
dengan belahan dada di bagian awal," bunyi mantan Menteri Luar Negeri
Meksiko Jorge Castaneda, yang juga seorang profesor Universitas New York.
Nama Orayen merebut tempat ketiga dan keempat tren topik
sepanjang hari di jejaring Twitter Meksiko. Di sana, orang-orang pun ramai
bergosip soal pekerjaan Orayen sebelumnya, termasuk foto peringatan Hari
Kemerdekaan Meksiko saat ia muncul dalam pakaian minim meniru gambar pendiri
Meksiko, Jose Maria Morelos.
Alfredo Figueroa, Direktur Institut Pemilihan Federal yang
bertanggung jawab untuk mengatur debat, menyalahkan insiden itu pada mitra
produksi acara. Kebetulan mitra produksi itu memang disewa oleh lembaga Federal
untuk membantu tayangan perdebatan. Lembaga ini kemudian mengeluarkan
permintaan maaf kepada warga Meksiko dan calon presiden atas “insiden” gaun
Orayen.
Figueroa mengatakan kepada radio MVS bahwa ia telah
meminta seorang pembantu di "gaun mabuk."
Dalam wawancara jaringan televisi Tres Cadena, Orayen
mengatakan tim produksi memberi instruksi agar dia mengenakan gaun putih
panjang. Tetapi Orayen mengambilnya sendiri dari dalam lemari.
"Itu satu-satunya pilihan saya untuk gaun panjang.
Saya tidak berpikir itu akan memperlihatkan tubuh saya terlalu banyak atau
memicu skandal besar. Saya pikir saya lebih menyukai diri saya ketika saya
tertutup," kata Orayen membela diri.
Setidaknya satu kandidat tampak terkesima melihat
penampilan Orayen dari mimbar. Gabriel Quadri, yang mendapat satu digit
dukungan sebagai calon dari partai Aliansi Baru, mengaku penampilan Orayen
membuatnya gugup.
"Tidak mungkin untuk tidak memusatkan perhatian Anda
pada seorang wanita yang begitu spektakuler," kata Quadri kepada radio
MVS.
Penampilan Orayen merupakan satu-satunya hal yang tak
terduga dalam perdebatan capres Meksiko. Namun analis mengatakan kemungkinan
penampilan Orayen akan tidak berdampak pada klasemen kandidat dalam jajak
pendapat.
Sejauh ini,
Enrique Pena Nieto dari Partai Revolusioner Institusional selama
berminggu-minggu telah memimpin dua digit di dpean Josefina Vazquez Mota dari
Partai Aksi Nasional konservatif dan Andres Manuel Lopez Obrador dari Partai
Revolusi Demokrat sayap kiri.
Dalam satu acara TV lain, Orayen mengaku tidak benar-benar
menikmati sensasi selama 17 detik di panggung debat capres, terutama setelah
membaca serangkaian komentar buruk atas pilihan gaunnya di Twitter dan Facebook.
"Bukan kejutan yang menyenangkan," kata Orayen yang tampil mengenakan
atasan blus berwarna merah muda agak konservatif. [AP/U-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
