SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip

Belahan Dada Miss Playboy Jadi 'Pemenang' di Debat Capres Meksiko
Rabu, 9 Mei 2012 | 11:52

Potongan gambar ini diambil dari rekaman YouTube, atas tayangan Institute Pemilihan Federal Meksiko. Julia Orayen, kedua dari kanan, membawa kotak untuk calon presiden yang berisi kertas topik debat bagi calon presiden di Mexico City [AP /IFETV via YouTube]

Potongan gambar ini diambil dari rekaman YouTube, atas tayangan Institute Pemilihan Federal Meksiko. Julia Orayen, kedua dari kanan, membawa kotak untuk calon presiden yang berisi kertas topik debat bagi calon presiden di Mexico City [AP /IFETV via YouTube]

Debat calon presiden di televisi biasanya cukup digemari pemirsa. Selain memicu adu argumentasi yang kuat, kualitas dan visi para calon akan teruji. Mereka yang mahir bersilat lidah dipastikan jadi pemenang. Di Meksiko, debat calon presiden justru dimenangi oleh model cantik.  
Menurut media massa dan Twitter, tayangan debat calon presiden Meksiko di televisi pada Minggu (6/5) malam, justru dimenangi model molek Julia Orayen. Tak hanya cantik, Orayen tampil dengan gaun ketat di atas panggung debat capres. Selama kurang dari 30 detik, gadis montok itu membuat bingung jutaan penonton.  

Julia Orayen konon pernah berpose telanjang untuk majalah khusus dewasa, Playboy.  Dia pun tampil nyaris tidak berpakaian di satu media lainnya. Untung saja, penampilan Orayen tidak “seheboh” di majalah Playboy. Meskipun demikian, Orayen telah menyita perhatian jutaan pemirsa Meksiko pada Minggu malam. Padahal dia hanya bertugas membawa sebuah guci penuh dengan potongan-potongan kertas nomor undian urutan calon yang akan berbicara.  

Penampilan Orayen memang cukup mengejutkan. Bisa dipastikan, pemirsa tidak akan sempat memperhatikan guci yang dibawa Orayen. Pasalnya model seksi itu mengenakan gaun, ketat warna putih dengan potongan dada yang lebar. Gambar gaun Orayen itu bahkan terpampang di halaman depan surat kabar dan situs pada Senin (7/5).  

"Yang terbaik dari tayangan itu adalah gadis putih dengan belahan dada di bagian awal," bunyi mantan Menteri Luar Negeri Meksiko Jorge Castaneda, yang juga seorang profesor Universitas New York.  

Nama Orayen merebut tempat ketiga dan keempat tren topik sepanjang hari di jejaring Twitter Meksiko. Di sana, orang-orang pun ramai bergosip soal pekerjaan Orayen sebelumnya, termasuk foto peringatan Hari Kemerdekaan Meksiko saat ia muncul dalam pakaian minim meniru gambar pendiri Meksiko, Jose Maria Morelos.  

Alfredo Figueroa, Direktur Institut Pemilihan Federal yang bertanggung jawab untuk mengatur debat, menyalahkan insiden itu pada mitra produksi acara. Kebetulan mitra produksi itu memang disewa oleh lembaga Federal untuk membantu tayangan perdebatan. Lembaga ini kemudian mengeluarkan permintaan maaf kepada warga Meksiko dan calon presiden atas “insiden” gaun Orayen.  

Figueroa mengatakan kepada radio MVS bahwa ia telah meminta seorang pembantu di "gaun mabuk."  

Dalam wawancara jaringan televisi Tres Cadena, Orayen mengatakan tim produksi memberi instruksi agar dia mengenakan gaun putih panjang. Tetapi Orayen mengambilnya sendiri dari dalam lemari.

"Itu satu-satunya pilihan saya untuk gaun panjang. Saya tidak berpikir itu akan memperlihatkan tubuh saya terlalu banyak atau memicu skandal besar. Saya pikir saya lebih menyukai diri saya ketika saya tertutup," kata Orayen membela diri.  

Setidaknya satu kandidat tampak terkesima melihat penampilan Orayen dari mimbar. Gabriel Quadri, yang mendapat satu digit dukungan sebagai calon dari partai Aliansi Baru, mengaku penampilan Orayen membuatnya gugup.  

"Tidak mungkin untuk tidak memusatkan perhatian Anda pada seorang wanita yang begitu spektakuler," kata Quadri kepada radio MVS.  

Penampilan Orayen merupakan satu-satunya hal yang tak terduga dalam perdebatan capres Meksiko. Namun analis mengatakan kemungkinan penampilan Orayen akan tidak berdampak pada klasemen kandidat dalam jajak pendapat.  

Sejauh ini,  Enrique Pena Nieto dari Partai Revolusioner Institusional selama berminggu-minggu telah memimpin dua digit di dpean Josefina Vazquez Mota dari Partai Aksi Nasional konservatif dan Andres Manuel Lopez Obrador dari Partai Revolusi Demokrat sayap kiri.  

Dalam satu acara TV lain, Orayen mengaku tidak benar-benar menikmati sensasi selama 17 detik di panggung debat capres, terutama setelah membaca serangkaian komentar buruk atas pilihan gaunnya di Twitter dan Facebook. "Bukan kejutan yang menyenangkan," kata Orayen yang tampil mengenakan atasan blus berwarna merah muda agak konservatif. [AP/U-5]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN