Banjir di Solo Mulai Surut, Yogya Siaga Darurat
Selasa, 3 Januari 2012 | 10:58
Banjir karena meluapnya sungai Bengawan Solo [antara] [YOGYAKARTA] Musibah banjir masih terus melanda
sejumlah daerah seperti Magetan, Klaten dan Jember, Jawa Timur (Jatim) dan sejumlah
wilayah di Yogyakarta. Sedangkan di Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa
(3/1), banjir mulai surut, namu ratusan warga masih tetap bertahan di lokasi
pengungsian, karena rumah-rumahnya belum bisa ditempati akibat terendam banjir
yang diakibatkan meluapnya Sungai Bengawan Solo.
Di Yogyakarta, Badan Metereologi, Klimatologi dan
Geofisika (BMKG) setempat, memprediksikan puncak musim hujan di wilayah ini, akan terjadi akhir
Januari hingga Februari, dengan intensitas hujan diperkirakan mencapai 150
hingga 200 milimeter. Dengan kondisi tersebut, dipastikan warga yang tinggal di
semua bantaran sungai di Yogyakarta akan selalu menderita.
Karena itulah, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku
Buwono X menyatakan DIY harus siaga banjir lahar dingin
serta tanah longsor hingga dua bulan ke depan.
"Kami menetapkan status DIY Siaga
Darurat, mengingat Januari dan Februari,
curah hujan paling tinggi," kata Sultan.
Sultan memastikan, DIY tidak akan mengalami permasalahan
soal anggaran penanganan bencana, termasuk perkara ganti rugi.
Sedang Asisten II Sekda Kota Yogyakarta Eko Suryo
Maharso menerangkan, Pemkot Yogyakarta menyiapkan dana Rp 5 miliar untuk
penanggulangan bencana tahun 2012.
Sementara itu, berdasarkan pendataan dampak banjir Sungai Winongo dan Sungai
Buntung, lebih dari 2.000 jiwa warga antara lain Kecamatan Ngampilan,
Mantrijeron, Jetis,Wirobrajan, dan Tegalrejo, terpaksa diungsikan ke tempat
yang aman, karena rumahnya tergenang banjir.
Didik Nini Thowok, seniman yang tinggal tepat di pinggir
Sungai Winongo Jatimulyo Jetis, banjir pernah melanda wilayah itu tahun 1984
dengan ketinggian hingga dua meter.
“Setelah warga membuat pagar tembok di sisi sungai, banjir
bisa diatasi. Namun Minggu (1/1), banjir tidak tertahankan lagi, karena
sumbatan-sumbatan sampah dan bangunan yang benar-benar berdiri di pinggir
sungai,” katanya.[IMR/152]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
