Banjir di Ambon, Sekolah Masih Libur
Senin, 6 Agustus 2012 | 10:19
Ilustrasi banjir [google] [AMBON]
Musibah naas banjir bandang yang melanda kota Ambon, Rabu (1/8) lalu
menyebabkan sejumlah sekolah di kota Ambon juga diliburkan sampai
sekarang akibat sekolahnya ikut dilanda banjir.
“Terparah di sekolah kami Madrasah Itidaiyah (MI) 1 Ambon digenangi air setinggi satu meter,”
kata Kepala Sekolah (Kepsek) MI 1 Ambon Koesnadi Umar Sag di Ambon, Senin (6/8).
Koesnadi mengatakan, sekolahnya berada di lokasi asrama Batu Merah Kecamatan Sirimau kota
Ambon.
Meja dan kursi di setiap kelas belajar kata dia, berserakan tidak beraturan karena derasnya
air yang masuk ke sekolah ini.
Menurut Koesnadi, saat banjir datang proses pembelajaran aktif berjalan seperti sedia kala.
Para murid pagi itu, sedang menerima pelajaran, tiba-tiba sekolah ini diserang oleh luapan
air.
Dijelaskan, untuk mengantisipasi terjadinya korban maka langkah pertama
yang dilakukan adalah memulangkan siswa dari sekolah, dengan jalan
seluruh siswa dikawal menuju ke arah belakang sekolah yang menuju ke
arah ketinggian permukaan tanah.
Setelah banjir, ketingiaan air mulai menurun, lumpur setebal 10-20 cm mulai terlihat disetiap
ruangan yang ada di sekolah dan ruang kelas.
Sementara
itu ketika terjadi musibah banjir, di beberapa kawasan yang menjadi
titik pusat
banjir, air masuk dan menghancurkan ruangan kelas, kondisi ini
memaksa para pengelola sekolah memilih menyelamatkan siswa sebelum air
naik setinggi dua meter.
Sekolah yang dilanda banjir antara lain, SD Negeri 22, SDN 62 Ambon,
Sekolah Kristen Kalam Kudus, dan MI 1 Ambon. digenangi air setinggi 1
meter. Beberapa ruangan di lantai dua SD 62 Ambon, dimanfaatkan oleh
warga batumerah ambon untuk mengungsi. Sementara
lantai satu sekolah itu terlihat berantakan karena digenangi banjir.
Sementara itu, akibat musibah banjir dan longsor yang terjadi Rabu (1/8) lalu di kota Ambon Kecamatan Leitimur Selatan kota Ambon hingga saat ini masih terisolir akibat terjadinya longsoran di sejumlah lokasi.
Pantauan SP, lokasi terparah berada di wilayah antara Desa Hatalai, Desa Ema dan desa Naku.
Kecamatan Leitimur Selatan, terdapat 10 titik longsoran yang langsung menutup ruas jalan.
Material
longsoran berupa tanah dan batu-batuan serta pohon-po-hon besar
langsung menutup
ruas jalan, bahkan ada ruas jalan yang amblas sehingga tersisa
sebagian. Masyarakat yang hendak menuju Desa Ema, Naku, Kilang dan
sekitarnya dari pusat kota, hanya dapat menggunakan kendaraan bermotor
hingga di Desa Hatalai.
Selebihnya
mereka terpaksa harus berjalan kaki sejauh beberapa kilometer akibat
material longsoran
tanah tersebut belum dapat dibersihkan dan masih menutupi jalan.
Kondisi tersebut jika masih terus terjadi, tentunya akan mengganggu
aktivitas masyarakat dalam memperolehan kebutuhan pokok.
Pasokan
kebutuhan pokok seperti minyak tanah dan lain-lain pasti akan
terganggu jika material longsoran tidak segera dibersihkan.
Kepala
Polisi Sektor (Kapolsek) Leitimur Selatan, AKP M Alyona mengatakan,
untuk mengatasi
masalah tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa
Ema untuk bersama-sama dengan masyarakat bergotong royong membersihkan
ruas jalan yang tertimbun material longsoran tersebut secara manual.
Pihaknya bersama-sama dengan masyarakat akan kembali
melakukan pembersihan pada titik-titik longsor tersebut secara manual
dengan berbagai peralatan seadanya. Pihaknya tidak memiliki alat berat,
tetapi yang dibantu dengan masyarakat akan kembali melakukan pembersihan
dengan peralatan seadanya.
Oleh karenanya ia meminta perhatian Walikota Ambon Richard Louhenapessy untuk masalah yang
dihadapi masyarakat karena longsoran tersebut.[156]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Rampok Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Diduga Ada Kesepakatan Hitam Ical-SBY
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Film 'Man of Steel' Cetak Rekor Box Office Juni
