SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 22 September 2014
Pencarian Arsip

Bandar Ganja Ditangkap Polres Serang
Senin, 26 November 2012 | 8:59

Temuan ladang ganja [google] Temuan ladang ganja [google]

[SERANG]  Bandar dan kurir narkoba jenis ganja  yakni U alias Dillah (25) dan MH alias Boneng (32) berhasil ditangkap Polres Serang. 

Kedua tersangka yang merupakan warga Kampung Lembur Asem, Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang ini, ditangkap petugas Satuan Narkoba Polres Serang.

Kasat Narkoba Polres Serang AKP Jamrowi, di Serang, Minggu (25/11) menjelaskan tersangka  U alias Dillah  telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)  Polres Serang  sejak  lama.

Ketika petugas hendak menangkapnya, tersangka Dillah selalu menghindar. “Kami berhasil menyita barang bukti dari tangan tersangka berupa ganja sebanyak satu kilogram.

Tersangka Dillah ini terkenal licik dan pandai meloloskan diri dari kejaran petugas,” jelas Jamrowi. Jamrowi menjelaskan bahwa barang bukti berupa satu kilogram ganja itu disembunyikan oleh kedua tersangka di kandang kerbau dan dapur rumah, masing-masing sebanyak setengah kilogram.

“Ganja tersebut merupakan milik tersangka Dillah yang disembunyikan di rumah tersangka Boneng.  Kami menangkap kedua tersangka karena adanya informasi dari warga yang curiga terhadap tingkah laku kedua tersangka. Keduanya membangun rumah baru, namun  tidak jelas pekerjaannya,” ujarnya.

Dikatakan Jamrowi, berdasarkan hasil penyelidikan, sehari sebelumnya  kedua tersangka sempat menjual dua kilogram ganja ke konsumen di Kecamatan Baros.

Tersangka MH alias Boneng, selain sebagai konsumen juga bertugas sebagai penghubung antara tersangka U alis Dillah dengan konsumen. “Kedua tersangka dijerat  dengan  pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika,” tegasnya.  

Sementara itu, tersangka U  alias Dillah mengaku jika ganja itu dibeli dari seseorang di Kampung Ambon, Jakarta Barat. Untuk setiap kali belanja, U mengaku dapat menghabiskan uang sampai Rp5 juta.

“Harga  beli paket ganja untuk setiap kilogramnya yaitu Rp2 juta. Ganja itu lantas dibagi ke dalam paket-paket setengah kilogram yang nantinya akan dijual  dengan harga  Rp1,8 juta untuk setiap paketnya. Keuntungan yang saya peroleh cukup besar,” ujarnya. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»