Azis Syamsuddin: Inafis Harus Dihentikan
Rabu, 25 April 2012 | 18:12
Azis Syamsuddin. [gogole] [JAKARTA] Wakil
Ketua Komisi III DPR RI Azis Syamsudin menegaskan, pembuatan kartu INAFIS
(Indonesian Automatic Fingerprint Identification System) harus dihentikan,
apalagi jika memungut dana dari
masyarakat.
"Inafis
ini sudah dibahas di Komisi III DPR RI jauh
hari sebelumnya e-KTP. Ini (Inafis, Red) dengan catatan tidak memungut biaya
dari masyaerakat. Kalau memungut biaya maka harus dihentikan," kata Azis
Syamsudin di Senayan Jakarta, Rabu (25/4).
Mabes Polri
meluncurkan proyek pembuatan kartu Inafis. Pembuatan kartu Inafis ini
diwajibkan bagi siapa saja yang ingin membuat atau memperpanjang SIM. Pembuatan
Inafis ini dikenakan biaya Rp 35.000.
Azis
menjelaskan bahwa Inafis merupakan program Polri yang sudah digagas jauh hari
sebelum e-KTP dibahas. Pertanyaannya, apakah Inafis ini masih diperlukan
setelah ada e-KTP ada?. Apalagi memungut
biaya.
Dia
menjelaskan, kartu Inafis ini sebenarnya masalah sidik jari yang secara prinsip
sama dengan e-KTP. "Kalau (Inafis)
ini sepanjang program tambahan tanpa dipungut biaya, ya boleh saja. Kalau
sampai memungut biaya maka harus dihentikan," kata Azis. [Ant/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Jokowi: Tak Ada Masalah Warga Pluit Pindah
Ini Dia Kostum Baru Barcelona untuk Musim Depan
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
Panglima TNI Isyaratkan Pengganti Dirinya KSAD Baru
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Jokowi Makan Bersama Warga Pluit Sambil Bahas Waduk
Di Mata Golkar, Menkeu Chatib Basri Itu Neolib
Aiptu LS Sudah Lama Mau Mundur dari Polisi, Tapi Tak Disetujui Atasan
