Arus Mudik Menggunakan Jasa PELNI Meningkat
Kamis, 9 Agustus 2012 | 15:22
Armada Kapal PELNI sedang berlabuh di Pelabuhan Tenau Kupang. (Foto Yos Kelen)
[KUPANG] Arus mudik
menjelang hari raya Idul Fitri di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan
menggunakan jasa pelayaran Pelni mengalami ke sejumlah pelabuhan singgah di
tanah air, sudah mengalami peningkatan mencapai 50 sampai 70 persen.
"Lonjakan arus mudik
itu mulai meningkatan sudah terasa menjelang H-10 ini," jelas General
Manejer (GM) PT Pelni Cabang Kupang NTT, Indra Irawan di ruang kerjanya, Kamis,
(9/8) sore.
Indra Irawan, mengatakan,
khusus untuk layanan kapal milik Pelni bertipe 1.000 biasanya melayani
pelayaran dengan mengangkut penumpang kurang lebih 500 orang penumpang,
menjelang H-10 ini melonjak hingga mencapai 100 persen dengan rata-rata
penumpang mencapai 1.000 orang.
Sementara itu, untuk kapal
Pelni yang bertipe 2.000 yang biasa melayani pelayaran dengan jumlah penumpang
sebanyak 600 hingga 700 orang naik mencapai menjadi 1.000 penumpang hal ini
menunjukan ada peningkatan yang sangat tajam dibandingkan dengan mudik tahun
sebelumnya.
Indra Irawan, mengakui,
kenaikan atau lonjakan penumpang itu, biasa terjadi pada saat liburan sekolah,
serta pada peringatan hari besar keagamaan seperti Natal dan Idul Fitri seperti
saat ini.
"Lonjakan penumpang ini
merupakan hal yang biasa menjelang liburan sekolah dan hari-hari besar
keagamaan seperti lebaran. Hal tersebut biasa dirasakan bukan hanya di NTT
tetapi di daerah lainnya," kata Indra Irawan.
Kendati mengalami lonjakan
walau tidak signifikan, PT Pelni Cabang Kupang tidak menaikan harga tiket,
karena visi layanan PT Pelni untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat
pengguna transportasi laut, dengan tidak membebankan masyarakat calon
penumpang.
Indra Irawan, menyebutkan,
khusus untuk layanan pelayaran bagi penumpang dari pelabuhan Tenau Kupang NTT,
manajemen PT Pelni Cabang Kupang telah menyediakan enam kapal pelayaran,
sekaligus untuk memperlancar kebutuhan mudik warga masyarakat dari NTT ke
sejumlah daerah tujuan di seluruh pelabuhan wilayah Indonesia.
Enam kapal itu, antara lain
KM Pangrango yang melayani pelayaran ke sejumlah daerah di sekitar kepulauan
Maluku dan berakhir di Pelabuhan Ambon.
KM Sirimau, melayani
pelayaran di wilayah Jawa, Sulawesi hingga Tanjung Pinang di kepulaun Riau, KM
Bukit Siguntang melayani pelayaran tujuan Makasar hingga Tarakan, sedang KM Awu
lebih focus pada pelayaran lintas NTT – Bali hingga ke Surabaya.
Sedangkan KM Wilis dan KM
Sabu Nusantara melayani sejumlah pelayaran di seputaran wilayah NTT dan ke
bagian barat Nusantara.
Menurut Indra Irawan, enam
kapal ini dinilai masih sanggup untuk mengatasi lonjakan penumpang mudik yang
ada di NTT, sehingga PT Pelni tidak berniat untuk menambah armada dalam
mengatasi persoalan lonjakan penumpang tersebut dalam hari Raya Idul Friti.
Indra Irawan, menambahkan PT
Pelni hanya menambah kekuatan personil untuk menjaga situasi pelabuhan agar
tetap aman, dalam memberikan pelayanan kepada warga calon penumpang yang akan
menggunakan jasa pelayaran PT Pelni dari pelabuhan Tenau Kupang menuju sejumlah
pelabuhan menjelang Idul Fitri 1433 Hijriah mendatang.
"Kita sudah meminta
kepada pemangku kepentingan untuk bisa menambah tenaga keamanan dari TNI untuk
bisa membantu aparat Polri yang sedang melakukan tugas penjaga keamanan di pelabuhan,"
kata Indra Irawan.
Dia juga berharap kepada
warga calon konsumen pengguna jasa pelayaran PT Pelni untuk tetap membeli tiket
di loket resmi PT Pelni agar tidak tertipu dengan ulah calo yang menaikan harga
tiket.
"Saya mengharapkan agar
saudara membantu untuk menginformasikan bahwa harga tiket Pelni tidak naik
meski permintaan penumpang terus meningkat dan jadwal pelayaran yang sudah
ditetapkan tidak akan ada perubahan, sehingga dipastikan kepentingan warga
calon penumpang akan tetap terlayani,” minta Indra Irawan. (YOS).
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
