Aparat Membubarkan Demo 1 Desember, Ketua KNPB Ditangkap
Sabtu, 1 Desember 2012 | 9:52
Polisi mengamankan bendera Bintang Kejora yang berkibar di sebuah bukit yang berada di Bumi Perkemahan (Buper), Waena, Abepura, Jayapura, Papua, Kamis (1/12) petang. [SP/Roberth Isidorus Vanwi]
[JAYAPURA] Aparat
kepolisian dari Polresta Kota Jayapura, Sabtu (1/12) pagi dengan
kekuatan 2 SST Dalmas serta 1 SST dari Polsek Abe membubarkan para
pendemo yang hendak merayakan peringatakan 1 Desember
yang biasa disebut hari kemerdekaan Papua Merdeka, sekitar pukul 10.20
WIT. Sebelumnya mereka berorasi di putaran angkutan umum Perumnas III
Waena, dan ngotot melakukan long march ke Expo Waena. Aparat juga sudah
memperingatakan agar mereka naik mobil truk
saja ke Expo, namun anjuran itu tak diindahkan.
“Merdeka, merdeka,
merdeka, ”teriakan itu terdengar dalam long marc yang dilakukan
mahasiswa dan aktivis.
Setelah
berjalan sekitar 500 meter depan PLTD Waena, para pendemo dihadang
kembali aparat dan diminta membubarkan diri. Namun mereka menolaknya,
akhirnya dilakukan pembubaran dengan 2 tembakan
airmata.
SP yang berada di tempat kejadian tersebut melihat para
pendemo yang berjumlah 50-an orang pun langsung membubarkan diri. Tiga
orang diamankan dan dibawa ke truk tahanan.
Kapolresta Jayapura Kota,
AKBP Alfred kepada SP mengatakan, kegiatan itu tidak diijinkan, namun mereka tetap memaksakan
diri untuk ke Expo Waena dan selanjutnya ke makam Theys di Sentani.
Sehingga saya perintahkan untuk memblokir di depan
RS Dian Harapan. Dan pada saat negosiasi berlangsung mereka tetap
ngotot, dan kami lakukan upaya paksa untuk membubarkan
pendemo,”ujarnya.
Kata
dia, pembubaran dilakukan dengan 2 tembakan gas airmata, itu
dikarenakan pada pendemo melakukan lemparan kepada masyarakat sekitar.
“Akibat lemparan tersebut seorang terluka dibagian
siku akibat lemparan dan kini dirawat dirumah sakit, “ujarnya. Dan
dalam aksi tersebut kata dia, 3 orang kami amankan.
Dari pantaun SP
akibat kejadian tersebut sejumlah toko-toko tutup. Mereka yang
tertangkap Ketua Komite Nasional Papua Barat, Viktor
Yeimo (29), Humum Kiman (20), Ebel Sala (19) mahasiswa Sekolah
Tinggi Ilmu Hukim Umel Mandiri. [154]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
