SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 30 Juli 2014
Pencarian Arsip

Anas: Naik Turunnya Elektabilitas Demokrat Tergantung SBY
Sabtu, 30 November 2013 | 7:29

Anas Urbaningrum. [Antara] Anas Urbaningrum. [Antara]

[JAKARTA] Rendah atau tingginya ektabilitas Partai Demokrat bergantung pada kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Yang paling menentukan itu adalah bagaiamana Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat meningkatkan kepuasan publik. Kuncinya ada di SBY sebagai Presiden dan Ketua Umum partai," kata mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, di Jakarta, Jumat (29/11), menanggapi elektabilitas partai itu yang cenderung stagnan dalam beberapa survei terakhir.

Dari beberapa survei yang diumumkan pada beberapa waktu terakhir, elektabilitas Partai Demokrat telah jatuh ke papan bawah.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebut elektabilitas Demokrat berada di titik rendah, di bawah 10 persen. Dengan hasil seperti itu, LSI juga menyimpulkan partai lain akan berpikir ulang beberapa kali untuk berkoalisi dengan Demokrat.

"Rumusnya Demokrat itu kan universal. Sebagai partai utama dalam koalisi pemerintahan, kunci yang utama adalah meningkatkan kinerja pemerintah untuk mendapatkan kepuasan publik," ujar Anas.

Dia menambahkan, jika kepuasan masyarakat itu muncul, maka akan menghasilkan sebuah "insentif elektoral" untuk Partai Demokrat.

"Tapi kalo publik tidak puas, sebaliknya implikasi tidak puasnya akan ke Partai Demokrat," ujarnya.

Menatap Pemilu 2014 dengan elektabilitas yang tampak tidak kunjung membaik, ujar Anas, kader partai Demokrat memang ditantang untuk bekerja keras, begitu juga dengan para calon legislatifnya sebagai "mesin politik" yang akan mendongkrak suara partai.

Konvensi Demokrat dengan 11 peserta Bakal Calon Presiden yang awalnya turut digadang untuk meningkatkan elektabilitas partai, kata Anas, tidak akan signifikan.

"Memang pasti ada kontribusinya, tapi tidak akan sebesar kontribusi penting seperti pemerintah jika mampu memuaskan rakyat," ujar Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam itu. [Ant/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»