SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Mei 2013
Pencarian Arsip

Anak Belanda Diculik di Malaysia
Minggu, 29 April 2012 | 11:55



[DEN HAAG] Malaysia tidak nyaman untuk para pendatang. Kasus penculikan atau penembakan terhadap warga pendatang di Malaysia tidak hanya terjadi untuk para TKI.  

Baru-baru ini, seorang anak laki-laki 12 tahun asal Belanda, diculik di Kuala Lumpur, Malaysia. Anak itu diseret ke mobil berwarna gelap dengan plat nomor palsu oleh tiga pria di depan mata teman-teman sekelasnya.

Seorang juru bicara dari Kotapraja Belanda, Son en Breugel menyebutnya sebagai "situasi mengkhawatirkan."

Nayati Moodliar adalah seorang putra pasangan dari Afrika Selatan, dan karenanya ia juga menjadi warga negara Afrika Selatan. Keluarga itu tinggal di Son en Breugel selama hampir 11 tahun, tetapi pindah ke Malaysia karena pekerjaan ayahnya. Anak bersekolah di sekolah internasional.

Berita penculikan telah difilmkan. Foto anak telah disebar dan pencarian besar sedang berlangsung. Ayahnya mengeluarkan pernyataan emosional agar anaknya dapat kembali dengan aman.

"Dia adalah anak tunggal kami. Dia anak yang baik. Kami hanya ingin dia kembali. Kami tidak ingin ada masalah. Belum terlambat untuk melepaskannya. Tolong biarkan dia pergi."

Sejauh ini tidak ada uang tebusan yang diminta. Salah satu mantan gurunya di Belanda mengatakan, "Dia anak yang ramah dan antusias dengan banyak ditaksir oleh teman-teman perempuannya."

Keluarga menerima bantuan dari Kedutaan Besar Belanda di Malaysia. Kementerian Luar Negeri mengatakan, tidak ingin berspekulasi mengenai motif di balik penculikan itu. [RN/L-8]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN