SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip

Alia El-Mahdy Tampil Bugil Demi Demokrasi Mesir
Kamis, 17 November 2011 | 17:12

Perempuan Mesir Alia El-Mahdy yang rela tampilkan foto bugil dirinya demi demokrasi di Mesir. (Foto: Google) Perempuan Mesir Alia El-Mahdy yang rela tampilkan foto bugil dirinya demi demokrasi di Mesir. (Foto: Google)

[KAIRO] Gerakan pemuda yang membantu menggulingkan Presiden Mesir Hosni Mubarak kini menghadapi konflik internal. Mereka harus membersihkan citra dari ulah wanita yang memposting foto-foto telanjang pribadi di blog demi perjuangan demokrasi Mesir.

Alia El-Mahdy, yang memposting foto-foto telanjang tubuhnya dalam blog "Memoar Seorang Revolusioner", dilaporkan menjadi anggota kelompok gerakan pemuda 6 April. Kelompok itu sempat bentrok dengan penguasa militer yang mengambil alih setelah penggulingan Mubarak pada Februari lalu.

Gambar-gambar telanjang itu menyulut kritik di situs jejaring sosial Twitter. Termasuk, kekhawatiran para aktivis liberal bahwa foto-foto bugil itu mungkin digunakan pihak konservatif untuk menyerang mereka.

"Ini adalah upaya lain Badan Keamanan Nasional dan sisa-sisa rezim lama kita yang kotor," dalih seorang aktivis 6 April,  baru-baru ini.

Dalam email lain, gerakan pemuda memposting tampilan dari akun Facebook Mahdy, yang menyebut bantahan Mahdy menjadi anggota kelompok 6 April. Namun di sisi lain, untuk pembelaan, Mahdy membenarkan gambar telanjang di blog-nya sebagai bentuk kebebasan berekspresi.

"Mencoba model-model telanjang yang bekerja di fakultas seni di tahun 1970-an, menyembunyikan buku-buku seni dan menghancurkan artefak telanjang," tulis Mahdy di blog-nya.

"Kemudian telanjanglah dan lihat diri sendiri di cermin dan bakar tubuh Anda yang Anda benci sehingga Anda dapat menyingkirkan diri dari masalah sebelum mengarahkan penghinaan rasis Anda pada saya," tulisnya.

Gambar-gambar telanjang Mahdy itu sangat tidak biasa di Mesir. Apalagi sebagian besar Muslim dan Kristen tidak menyetujui orang menampilkan ketelanjangan. [AFP/U-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN