SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 24 September 2014
Pencarian Arsip

600.000 Perokok Pasif Tewas Setiap Tahun
Jumat, 26 November 2010 | 10:37

Asap rokok sangat berbahaya bagi perokok pasif-google Asap rokok sangat berbahaya bagi perokok pasif-google

[PARIS] Jumlah perokok pasif yang tewas setiap tahun di dunia mencapai lebih dari 600.000 orang. Hampir sepertiga dari jumlah tersebut adalah anak-anak.

Perokok pasif yang tewas dari kalangan perempuan mencapai setengah dari total kematian. Sisanya, sekitar sepertiga perokok pasif yang tewas adalah laki-laki.
Angka itu dipublikasikan oleh jurnal kesehatan Inggris, The Lancet, Jumat (26/11). “Kasus perokok pasif dari kalangan anak-anak kebanyakan terjadi di rumah,” kata para peneliti dalam jurnal
tersebut.
Perokok pasif adalah mereka yang kerap menghirup asap rokok dari perokok aktif. Mereka menjadi korban gaya hidup orang lain, khususnya anggota keluarga.
Kematian anak-anak karena menghirup asap rokok lebih besar dibandingkan kematian anak-anak pada umumnya. Sedangkan, perempuan yang tewas akibat asap rokok kebanyakan merupakan pasangan dari laki-laki yang merokok.
Ketua peneliti Annette Pruss-Ustun mengatakan, sangat penting memiliki aturan hukum untuk mengatur keberadaan ruang publik bebas rokok. Hukum yang serius bisa mengurangi kematian perokok pasif dan biaya kesehatan.

Saat ini, hanya 7,4 persen dari total populasi dunia yang hidup di dalam aturan hukum untuk lingkungan bebas rokok. Data terakhir tahun 2004 menyebutkan presentasi perokok pasif terdiri dari 40 persen anak-anak, 35 persen perempuan, dan 33 persen laki-laki. Data itu berasal dari 192 negara di dunia.
Jika ditambahkan dengan jumlah kematian akibat merokok sebanyak 5,1 juta orang, maka total orang tewas akibat rokok mencapai lebih dari 5,7 juta orang.
Aturan larangan merokok akan mengurangi konsumsi rokok dan meningkatkan kemungkinan seseorang menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.
Para peneliti merekomendasikan negara-negara untuk menerapkan Konvensi Kerangka Pengendalian Tembakau yang dibuat oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) antara lain menaikkan pajak tembakau, melarang iklan rokok, dan membuat gambar kemasan rokok yang menakutkan. [AFP/C-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»