600.000 Perokok Pasif Tewas Setiap Tahun
Jumat, 26 November 2010 | 10:37
Asap rokok sangat berbahaya bagi perokok pasif-google [PARIS] Jumlah perokok pasif yang tewas setiap tahun di
dunia mencapai lebih dari 600.000 orang. Hampir sepertiga dari jumlah tersebut
adalah anak-anak.
Perokok pasif yang tewas dari kalangan perempuan mencapai
setengah dari total kematian. Sisanya, sekitar sepertiga perokok pasif yang
tewas adalah laki-laki.
Angka itu dipublikasikan oleh jurnal kesehatan Inggris,
The Lancet, Jumat (26/11).
“Kasus perokok pasif dari kalangan anak-anak kebanyakan
terjadi di rumah,” kata para peneliti dalam jurnal
tersebut.
Perokok pasif adalah mereka yang kerap menghirup asap
rokok dari perokok aktif. Mereka menjadi korban gaya hidup orang lain, khususnya
anggota keluarga.
Kematian anak-anak karena menghirup asap rokok lebih
besar dibandingkan kematian anak-anak pada umumnya. Sedangkan, perempuan yang
tewas akibat asap rokok kebanyakan merupakan pasangan dari laki-laki yang
merokok.
Ketua peneliti Annette Pruss-Ustun mengatakan, sangat
penting memiliki aturan hukum untuk mengatur keberadaan ruang publik bebas
rokok. Hukum yang serius bisa mengurangi kematian perokok pasif dan biaya
kesehatan.
Saat ini, hanya 7,4 persen dari total populasi dunia yang
hidup di dalam aturan hukum untuk lingkungan bebas rokok. Data terakhir tahun 2004 menyebutkan presentasi perokok
pasif terdiri dari 40 persen anak-anak, 35 persen perempuan, dan 33 persen
laki-laki. Data itu berasal dari 192 negara di dunia.
Jika ditambahkan dengan jumlah kematian akibat merokok
sebanyak 5,1 juta orang, maka total orang tewas akibat rokok mencapai lebih dari
5,7 juta orang.
Aturan larangan merokok akan mengurangi konsumsi rokok
dan meningkatkan kemungkinan seseorang menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.
Para peneliti merekomendasikan negara-negara untuk
menerapkan Konvensi Kerangka Pengendalian Tembakau yang dibuat oleh organisasi
kesehatan dunia (WHO) antara lain menaikkan pajak tembakau, melarang iklan
rokok, dan membuat gambar kemasan rokok yang menakutkan. [AFP/C-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Massa Bakar Polres Pegunungan Bintang, Papua
FUI Bogor Minta Kejagung Bekukan Ormas LDII
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Film 'Man of Steel' Cetak Rekor Box Office Juni
Arab Saudi Minta Haji Tahun Ini Ditunda
Mendagri: Gubernur Sumut Layak Raih MURI
Inilah Fakta Pertandingan Duel Spanyol Vs Uruguay
Polisi Menembak Langsung Kerumunan Massa
Polres Dibakar, Polda Papua Kirim Tim Ke Pegunungan Bintang
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
