31 Desember 2013 Masalah Dana Tak Bertuan di Jamsostek Tuntas
Minggu, 12 Agustus 2012 | 22:21
[JAKARTA] Direktur Utama (Dirut)
Dirut
Jamsostek yang baru, Elvyn G Masassya, berjanji menyelesaikan masalah
dana tidak bertuan yang berjumlah triliunan rupiah di Jamsostek sebelum
31 Desember
2012.
“Kita akan menyelesaikannya sebelum 31 Desember 2013 dana sebesar
telah tersalurkan kepada yang berhak,” kata Elvyn sesaat seusai acara
serah terima Jabatan dengan Dirut sebelumnya, Hotbonar Sinaga, di
Jakarta.
Ia
mengatakan, total dana saat ini sekitar 1,4 triliun. Tetapi, kata dia,
itu perlu didefinisikan lagi dana tidak bertuan sebenernya tuannya ada
tetapi belum datang ke Jamsostek untuk mengambil dana itu.
Pada
kesempatan itu, Elvyn mengatakan, ia bersama para direksi yang baru
serta karyawan Jamsostek lainnya harus mempersiapkan perusahaan plat
merah
ini menuju Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di 2014.
Terkait
pemanfaatan dana nasabah ketika Jamsostek telah menjadi BPJS, Elvyn
menegaskan dalam Peraturan Pemerintah (PP) yang baru, Jamsostek tetap
diperbolehkan melakukan kegiatan investasi namum tidak segencar sebelum
menjadi BPJS.
Tetapi
dalam PP yang baru Jamsostek diperbolehlan melakukan penyertaan
langsung. “Saat jadi BPJS, Jamsostek masih bisa melakukan penyertaan di
pasar
modal, properti, time deposit cuma masalah persentasi diatur,” kata
Elvyn.
Elvyn berjanji, pihaknya akan
merubah arah Jamsostek menjadi perusahaan yang benar-benar
melayani para nasabahnya hingga keseluruh pelosok Tanah Air. “Ke depan
kita berharap bisa menjadi social security company yang credible,
friendly dan accessible oleh semua pihak,” kata dia.
Elvyn
juga akan meningkatkan keikutsertaan pekerja dalam program Jamsostek
melalui penambahan outlet Jamsostek. “Lebih meningkatkan kepersertaan
dalam dua tahun ke depan meningkatkan outlet hingga 440 outlet di
seluruh Kabupaten Kota,” tambahnya.
Ia
menambahkan, dalam rangka menyosong menjadi BPJS Ketenagakerjaan,
pihaknya akan menyekolahkan sejumlah karyawan Jamsostek ke jenjang pasca
sarjana
baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun ke luar negeri. “Hal ini
kita lakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia kita,” kata dia.
Selain
itu, dalam hal sumber daya manusia, beberapa hari terakhir Jamsostek
banyak karyawan baru untuk ditempatkan di sejumlah kantor wilayah. [E-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
Jokowi: Tak Ada Masalah Warga Pluit Pindah
KPK Telusuri Aliran Dana Ke Elite PKS
Panglima TNI Isyaratkan Pengganti Dirinya KSAD Baru
