SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Mei 2013
Pencarian Arsip

30 Tahun, Komite Perempuan Hapus Diskriminasi
Selasa, 10 Juli 2012 | 15:49

Ilustrasi [google] Ilustrasi [google]

[NEW YORK] Komite Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan merayakan peringatan ke-30 tahun di Markas Besar Perserikatan Bangsa Bangsa, New York, Amerika Serikat (AS). Untuk peringatan 30 tahun, Komite Perempuan mengangkat tema “Focusing on Women’s Political Participation and Leadership – in Pursuit of Equality”.  

Acara dibuka oleh Ketua Komite, Silvia Pimentel dari Brazil, dilanjutkan dengan sambutan kunci oleh Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Jan Eliasson. Pembukaan acara disusul dengan pernyataan yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal dan Direktur Eksekutif PBB Urusan Wanita, Michelle Bachelet ; Menteri Kebijakan Wanita Brasil, Eleonora Menicucci de Oliveira; dan Pendiri International Women’s Rights Action Watch Asia Pacific, Shanti Dairiam.  

Dalam diskusi panel, Asisten Sekretaris Jenderal, Kantor OHCHR New York, Ivan Šimonovic tampil sebagai moderator.  Šimonovic mempersilakan lima panelis dari Nepal, Tunisia, dan Uganda untuk tampil berbicara tentang keberhasilan dan tantangan dalam memajukan partisipasi politik perempuan dan kepemimpinan di negaranya.  

Panelis dari Uganda, Rebecca Alitwala Kadaga, mengungkapkan untuk mendorong partisipasi perempuan di politik memerlukan aksi afirmasi dan pemenuhan kebutuhan praktis perempuan, seperti penyediaan air bersih dan pemberian kompor. Dorongan itu  terbukti efektif memperpendek waktu yang perempuan habiskan untuk melaksanakan tugas domestiknya. Tambahan waktu luang yang ada juga membuka kesempatan bagi perempuan pedesaan untuk belajar dan menghadiri pertemuan-pertemuan sosial serta pengambilan keputusan.  

Diskusi panel menyimpulkan bahwa kemajuan positif di seluruh dunia terkait peran dan partisipasi perempuan masih memerlukan berbagai upaya antara lain penghapusan kekerasan terhadap perempuan, pelaksanaan aksi afirmasi sementara. Kondisi tersebut harus dikombinasikan dengan rencana jangka menengah dan jangka panjang. Diskursus pembahasan hak-hak perempuan tidak hanya tentang isu perempuan, namun tidak dapat dilepaskan dari perlunya kerja sama dengan kaum laki-laki untuk mempercepat perwujudan kesetaraan gender.              

Selama ini, Komite bekerja untuk memajukan perlindungan dan promosi hak asasi perempuan di bawah Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan. Selama 30 tahun, Komite Perempuan menjadi tonggak pergerakan pemajuan status dan peran perempuan di berbagai bidang pembangunan. Khusus untuk peringatan 30 Tahun Komite berkarya, fokus khusus diberikan pada partisipasi politik dan kepemimpinan perempuan.  

Komite Perempuan telah memilih partisipasi politik dan kepemimpinan perempuan sebagai tema dialog interaktif selama acara. Tema ini akan berfokus pada apa yang telah dicapai, bagaimana kemajuan tersebut dicapai dan apa tantangan yang masih dihadapi.   Dalam perjalanan tugas selama 30 tahun terakhir, Komite Perempuan telah berulang kali meminta negara anggota untuk memberikan kesempatan pada perempuan untuk berpartisipasi penuh dalam kehidupan politik di negara masing-masing. Komite juga memastikan bahwa perempuan memiliki hak yang sama untuk ikut dalam pemilu dan untuk berkontribusi dalam perumusan kebijakan pemerintah.  

Komite ini menekankan bahwa partisipasi politik dan kepemimpinan perempuan yang setara, bermakna dan efektif merupakan prasyarat mendasar bagi demokrasi, perdamaian abadi dan keadilan gender. [PR/U-5]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN