121 WNI di Yordania Dipulangkan
Jumat, 23 Desember 2011 | 8:14
Ilustrasi TKI [google] [JAKARTA] Pemerintah memulangkan sekitar 121 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah dan Warga Negara Indonesia (WNI) overstay dari Yordania pada 21-22 Desember. Termasuk di dalamnya 2 bayi, 4 orang depresi dan 6 jenazah.
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan, pemulangan WNI tersebut menggunakan pesawat Ijtihad Air, dengan biaya sekitar Rp 7 milyar dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI).
Sedangkan proses pemulangan dilakukan oleh Kedutaan Besar RI Amman bekerjasama dengan tim dari kementerian atau lembaga terkait. Mereka diberangkatkan sejak 17 Desember lalu.
“Jumlah ini merupakan akumulasi dari beberapa waktu lalu. Yang jenazah itu karena memang sakit biasa, bukan karena kekerasan. Sedangkan yang depresi ini tanggungjawab Kementerian Kesehatan untuk merawatnya di rumah sakit,” ucapnya di Jakarta,Kamis (22/12) malam.
Setelah tiba di Tanah Air mereka langsung dipulangkan ke kampung asalnya melalui BNP2TKI. Sementara saat ini, masih terdapat 264 TKI bermasalah di shelter KBRI Yordania yang sedang dalam proses diplomasi untuk penyelesaian. Mereka ini umumnya sudah habis masa kontrak, gaji rendah atau tidak dibayar dan yang mengalami kekerasan fisik maupun seksual.
Ia mengatakan, pemerintah serius untuk menanggulangi masalah TKI dan WNI overstay ini. Ia berharap ke depann terus dilakukan perbaikan, dimulai dari perekrutan,pelatihan, penempatan hingga perlindungan TKI di luar negeri dan ketika pulang ke Tanah Air.
Salah satunya dengan meningkatkan proses pendidikan dan pelatihan. TKI yang belum memiliki keahlian memadai, tidak perlu buru-buru dikirim ke negara tujuan.[D-13]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
