SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 1 September 2015
BS logo


TAJUK RENCANA

Bersatu Saat Sulit

Tuntutan para buruh yang hari ini berunjuk rasa mendesak pemerintah agar mencegah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran bisa dipahami. Meski saat ini kondisi perekonomian tengah melesu, PHK massal sebaiknya dihindari agar tidak menimbulkan dampak sosial-ekonomi yang besar. Selasa, 1 Sep 2015 | 19:55

Memasuki Era Kereta Cepat

Perlu Terobosan Pemerintah

Bersama Menata Jakarta

SUARA PEMBACA

Polemik Peluncuran 'Website' Revolusi Mental

Keterbukaan informasi saat ini didukung dengan semakin menyebarannya penggunaan media sosial. Hal ini yang berusaha dimanfaatkan oleh Pemerintah Indonesia saat ini untuk membangun kerja sama dan kepercayaan publik. Selasa, 1 Sep 2015 | 20:03

Mobil Boks Merajai Jalanan

Kecelakaan di Jalan Tol Cukup Tinggi

Layanan JNE Tidak Profesional


Selengkapnya »

BERITA UTAMA LAIN

Fahri Hamzah Kecewa Dengan Hasil Seleksi Capim KPK

[JAKARTA] Di tengah riuh optimisme terhadap hasil seleksi calon pimpinan (capim) KPK oleh Panitia Seleksi (Pansel), Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyatakan dirinya merasa kinerja Pansel belum memuaskannya. Selasa, 1 Sep 2015 | 18:36

Percaya Pansel, JK Tak Menilai Dan Evaluasi 8 Capim KPK

[JAKARTA] Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengaku tak bisa menilai delapan nama calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan Panitia Seleksi (Pansel) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (1/9) pagi. Selasa, 1 Sep 2015 | 18:33

Terkait Pilkada Surabaya, Ini Opsi Langkah yang Ditempu Partai Demokrat

[JAKARTA] Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinja Panjaitan memastikan bahwa pihak akan tetap mengusung calon kepala daerah dalam kontestasi pilkada di Kota Surabaya. Sejauh ini, kata Hinja Partai Demokrat akan menempuh opsi hukum ke Panwas terkait keputusan KPUD Kota Surabaya yang telah menggugurkan pasangan calon Rosiyo-Dhimam Abror. Selasa, 1 Sep 2015 | 18:27

Luhut: Buruh Harus Pahami Kondisi Ekonomi Saat Ini

[JAKARTA] Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Pandjaitan menerima perwakilan buruh yang berunjukrasa di Kemenkopolhukam, Jakarta Selasa (1/9). Selasa, 1 Sep 2015 | 18:25

Pansel: Kategorisasi Capim Untuk Memaksimalkan Fungsi KPK

[JAKARTA] Panitia Seleksi (Pansel) telah menyerahkan delapan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (1/9). Delapan nama itu dibagi menjadi empat komponen yang masing-masing dengan kombinasi dua nama. Selasa, 1 Sep 2015 | 18:23

Fahri: Pimpinan Sudah Setuju Mega Proyek DPR

[JAKARTA] Di tengah krisis ekonomi yang melanda bangsa ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terus memperjuangkan agar mega proyek yang direncanakan bisa terwujud. DPR beralasan gedung DPR saat ini sudah tidak mencukupi menampung pekerja yang ada. Selasa, 1 Sep 2015 | 18:20

Hendardji: Mungkin KPK Bukan Tempat Yang Cocok

[JAKARTA] Dari delapan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan Panitia Seleksi (Pansel) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak terdapat sejumlah nama yang populer. Salah satunya, mantan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom), Mayjen (Purn) Hendardji Soepandji. Selasa, 1 Sep 2015 | 18:15

Rismaharini Akui Belum Sikapi Proses Pilkada Surabaya

[SURABAYA] Calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku belum bisa bersikap apa-apa menanggapi proses pemilihan kepala daerah (pilkada), terutama usai ditetapkannya satu pasangan saja yang lolos sehingga peluang pemungutan suara digelar 2017 menjadi menguat. Selasa, 1 Sep 2015 | 18:09

Kategorisasi Capim KPK Penjatahan Bagi Instansi Tertentu

[JAKARTA] Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua mengkritik langkah Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan KPK yang menyerahkan delapan nama kandidat kepada Presiden Joko Widodo dengan kategorisasi tertentu. Selasa, 1 Sep 2015 | 18:06

Social Media Corner - Beritasatu.com
POLLING

Presiden dan Wakil Presiden adalah simbol negara dan harus dihormati. Karena itu, pemerintah akan menghidupkan kembali pasal penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden dalam revisi KUHP. Bagaimana tanggapan Anda?

1. Kita memiliki budaya saling menghormati, apalagi pemimpin bangsa. Karena itu, saya sangat mendukung karena presiden dan wakil presiden itu simbol negara, pemimpin tertinggi di negeri ini yang harus dihormati.

2. Saya tidak mendukung karena ini alam demokrasi, dimana orang bebas berkomentar apa saja.

3. Saya tidak punya sikap.


Lihat hasil polling