Tragedi Tak Mengganggu Film Batman Geser The Avengers
Minggu, 22 Juli 2012 | 14:35
Adegan film The Dark Knight Rises, duel antara Batman melawan Bane [google] [LOS ANGELES] Film superhero Batman, The Dark Knight Rises batal ditayangkan di Paris pada 20 Juli setelah terjadinya
serangan yang menewaskan belasan orang saat pemutaran perdana film tersebut di tengah malam (midnight) di sebuah bioskop
di Denver, AS, baru-baru ini.
Seorang pria mengenakan topeng antigas dan rompi antisenjata, melemprkan gas ke dalam bioskop dan melepaskan tembakan. Orang itu kemudian diidentifikasi bernama James Holmes (24).
Peristiwa tersebut membuat polisi di New York menempatkan petugasnya di bioskop saat pemutaran film kesatria bertopeng ini. Bahkan seluruh negara di AS memperketat keamanannya pascainsiden tersebut.
Meski didera kampanye hitam pada pemutaran perdana film trilogi Batman karya sutradara Christopher Nolan ini, namun pihak distributor film Warner Bross menyatakan film ini sudah mengantongi US$ 30,6 juta hanya pada pemutaran perdananya saat midnight di AS dan Kanada, sekaligus mematahkan rekor film kumpulan jagoan Marvel, The Avengers pada pemutaran perdananya.
Hanya saja untuk menjadi film terlaris atau box office para pengamat film Hollywood masih belum bisa memprediksinya. Sebab aksi penembakan di bioskop ii merupakan sesuatu tragedi yang baru pertamakali dialami. Sehingga belum bisa ditebak dampak penjualan tiketnya apakah menurun atau justru meningkat. "Terlalu awal untuk mengatakannya. Ini merupakan sebuah tragedi yang tak bisa diperkirakan," ungkap pengamat film dari Hollywood.com Box Office, Paul Dergarabedian.
The Dark Knight Rises yang masih dibintangi Christian Bale sebagai Batman, juga dibitangi artis top Anne hathaway, Tom Hardy dan Michael Caine. Isi film bercerita delapan tahun setelah seri sebelumnya dimana Batman harus menghadapi dua penjahat sekaligus, Bane yang kejam dan catwoman. [L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
