Tifatul Prihatin Sanksi KPI Kerap Tak Diindahkan Pihak TV
Senin, 6 Agustus 2012 | 13:56
Tifatul Sembiring [google] [JAKARTA] Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul
Sembiring merasa resah karena sanksi yang diberikan Komisi Penyiaran
Indonesia (KPI) terhadap tayangan televisi kerap tidak diperhatikan.
"Kita akan buat memorandum of understanding (MoU/ nota
persesepahaman) antara Kemeninfo, KPI dan MUI, agar nantinya rekomendasi
KPI dapat memengaruhi ijin siaran televisi di Indonesia," ujar Tifatul
di Jakarta, Senin.
Rencana tersebut disampaikan Tifatul
setelah mendengar hasil pantauan KPI dan MUI terhadap tayangan televisi
selama Ramadhan, yang melaporkan bahwa stasiun tv masih mengulangi
pelanggarannya setelah mendapat teguran dari KPI.
Dalam hal
ini, Tifatul merekomendasikan agar pihak KPI dan stasiun tv bertemu
untuk menyampaikan dan meluruskan pemikiran yang sama agar acara yang
disiarkan tidak sekedar menghibur, namun juga mengedepankan unsur
edukasi bagi masyarakat.
"Para produser itu kan juga
manusia. Jadi saya lebih senang kita mengedukasi mereka, agar 'mindset'
(pola pikir,red) mereka tidak hanya mencapai target materi, tapi juga
memikirkan dampak tayangannya kepada masyarakat," kata Tifatul.
Menurut Tifatul, MoU tersebut rencananya akan diwujudkan
secepat-cepatnya pada bulan depan, atau paling lambat tahun ini Dengan
adanya MoU tersebut, Tifatul berharap stasiun tv akan lebih peduli
terhadap teguran dan sanksi dari KPI, karena Kemenkominfo akan
menjadikan rekomendasi KPI untuk perpanjangan izin siaran. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
