SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 1 September 2014
Pencarian Arsip

Mengenang Kembali Musik Indonesia 1980-an
Senin, 27 Agustus 2012 | 10:31

Fariz RM [wartajazz] Fariz RM [wartajazz]

[JAKARTA] Sebuah konser musik dengan semangat reuni anak 1980-an bertajuk Indonesia 80’s sebentar lagi digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (15/9).  

Konser akan dimeriahkan puluhan musisi yang pernah berjaya pada tahun 1980 yakni Fariz RM, Vina Panduwinata, Titi DJ, Mus Mujiono, Java Jive, Harvey Malaiholo, Trie Utami, Imaniar, 2D (Dian Pramana Putra dan Deddy Dhukun), Elfa’s Singer, Abadi Soesman Lonely Heart Club Band, Cockpit Band, Acid Speed Band, Solid 80, serta ada pula disc jockey dari dekade 80-an yaitu DJ Olly Tandjung dan DJ Jockie Saputra.  

Konser Indonesia 80’s digelar sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan kepada para pelaku seni musik pada tahun 1980-an. Pihak penyelenggara yakni Kelompok alumni SMA Negeri 82 yang bernama Forum Alumni Delapan Dua Dana (DDD) bersama ARB Production percaya, pada era itulah musik di Indonesia bahkan di dunia berada di posisi puncak.

Geliat musik pada masa itu bahkan masih berdampak hingga tahun ini. Terbukti banyak musisi yang besar di tahun 1990-an gemar mendaur ulang lagu-lagu hits di era 1980-an.  

Fariz RM selaku pengisi acara saat ditemui dalam jumpa pers Indonesia 80’s mengatakan, banyak orang yang rindu mendengar musik masa lalu. Sebab musik di masa itu kaya warna dan tidak menjemukan. Harapan Fariz, konser Indonesia 80’s dapat memberikan nuansa nostalgia terindah bagi pencinta musik di Tanah Air.  

“Saya termasuk musisi yang beruntung karena besar di tahun 1980-an. Di masa itu saya merasakan perjuangan berat seorang musisi. Dampak dari perjuangan berat itu adalah sekarang saya tidak mengenal istilah menyerah. Nah dampak positif itulah yang saya harap bisa ditransfer ke musisi muda zaman sekarang dalam konser mendatang,” ujar Fariz RM kepada SP di Marley’s Café Energy Building SCBD, pekan lalu.  

Sementara itu, terkait pelaksanaan Indonesia 80’s, Jazziray Hartoyo selaku ketua panitia menuturkan, konser akan berlangsung selama lima jam dari pukul 19.00 WIB hingga 00.00 WIB. Selama lima jam itu penonton bisa menikmati lagu-lagu nostalgia dari puluhan musisi yang terpilih. Tidak hanya menikmati lagu, bisa jadi penonton diajak untuk bernyanyi bersama di atas panggung.   Konsep konser Indonesia 80’s diakui Hartoyo sangat fleksibel. Pihak panitia bahkan memberi kebebasan untuk penonton makan dan minum selama menonton konser. Makanan dan minuman tersebut bisa dipesan di café yang sudah disediakan panitia.  

“Selama lima jam menonton konser pasti ada yang merasa lapar atau haus. Karena itu kami mengantisipasi dengan membuka café khusus penonton. Di tengah-tengah konser berlangsung penonton bisa memesan makanan atau minuman untuk dinikmati di dalam,” ungkap Hartoyo.  

Untuk harga tiket, panitia membuka harga terjangkau. Harga tiket konser acara dibagi menjadi empat kelas yang masing-masing adalah Tribun seharga Rp 500.000, Kelas I seharga Rp 750.000, VIP seharga Rp 1 juta, dan VVIP seharga Rp 1,5 juta. Tiket yang berjumlah 3.000 lembar ini sudah mulai dijual pada Jumat (10/8) di Marley Signature Bar and Food. [A-23]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»