SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip

Ines Putri Tjiptadi Chandra Pantang Menyerah Sampai Menang
Selasa, 17 Juli 2012 | 11:15

Ines Putri Tjiptadi Chandra [SP/Elvira Anna] Ines Putri Tjiptadi Chandra [SP/Elvira Anna]

[JAKARTA] Ajang Miss World 2012 sebentar lagi digelar. Tepatnya pada 18 Agustus 2012 di Mongolia, Tiongkok, ajang ke-62 ini dilaksanakan. Sebanyak 120 negara di seluruh dunia mengirim wanita tercantik mereka untuk berlaga di ajang Miss World. Indonesia sebagai negara berkembang pun ikut mengirim wakilnya, Ines Putri Tjiptadi Chandra sebagai Miss Indonesia 2012.  

Nama Ines di dalam dunia kecantikan memang baru saja dikenal. Ia terpilih menggantikan Astrid Ellena pada April 2012 lalu. Meskipun baru dua bulan mengemban tugas sebagai Miss Indonesia, Ines yakin bisa membawa gelar juara dari ajang kecantikan dunia tersebut.  

“Prinsip hidup aku sederhana saja. Aku orangnya pantang menyerah. Aku akan berusaha keras membawa pulang gelar Miss World 2012 untuk Indonesia. Pokoknya pantang menyerah sampai menang," ungkap Ines saat ditemui SP seusai jumpa pers  

keberangkatan Ines ke Mongolia, di Belleza Permata Hijau, Jakarta, akhir pekan lalu. Tidak hanya bermodalkan tekad pantang menyerah, Ines juga membawa banyak bekal untuk melengkapi jalan kemenangannya. Ia memenuhi diri dengan ilmu pengetahuan akan negara dan budaya Indonesia. Ines juga menjaga stamina sekaligus membentuk tubuh sehingga lebih sempurna. Terakhir, Ines tak lupa membawa semua perlengkapan kecantikan dan busana untuk mempercantik penampilannya.  

Segudang perbekalan yang disiapkan ini, menurut dara kelahiran 5 September 1989 sangat menentukan keberhasilannya kelak. Sebab tidak bisa dipungkiri, saingan Ines dari 119 negara adalah wanita-wanita cantik berbakat. Apabila Ines hanya mengandalkan kecantikan semata, kecil kemungkinan ia bisa menang.  

Cantik menurut Ines bukan hanya sekadar wajah putih mulus, hidung mancung, bibir sempurna, dan alis yang aduhai bak semut berbaris. Cantik bagi perempuan asal Bali ini lebih kepada rasa percaya diri, kenyamanan menerima diri apa adanya, dan bisa meleburkan diri di mana pun dan kapan pun.  

"Terkadang pemenang di ajang kecantikan dunia bukanlah melulu yang paling cantik di antara ratusan kontestan. Bisa jadi si pemenang terpilih karena kecantikan dari dalam hati, perbuatan, dan pikiran yang otomatis memancar ke luar. Nah, aku ingin menjadi wanita cantik seperti itu," ungkap Ines.  

Sementara itu, untuk mempercantik penampilan Ines di ajang internasional, sejumlah desainer ternama pun ikut membantu. Paling sedikit ada lima perancang ternama yang memberikan rancangan terbaiknya untuk Ines. Untuk babak talent show Ines akan menari mengenakan busana apik karya Malik Moestaram. Short dress merah dengan aksen metal pada dada membuat kesan tangguh, modern, namun tetap elegan.  

Sementara untuk gala dinner, sebuah long sleeves dress hijau milik Billy Tjong menjadi pilihan Ines. Pakaian ini memiliki keistimewaan yakni terdapat lukisan bunga yang digambar di atas dress tersebut. Untuk cocktail party, Ines akan mengenakan koleksi mini dress berbahan dasar songket Bali karya Priyo Oktaviano. Sedangkan untuk kesempatan yang lebih santai, Ines mengenakan mini dress batik koleksi Lenny Agustin.

Pada saat malam puncak Ines menggunakan strapless gown megah berwarna pink keunguan karya Danny Satriadi.   "Pokoknya untuk semua baju, sepatu, kosmetik, pernak-pernik aku memboyong  tiga koper ke Mongolia," tambah Ines. [A-23]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN