Ines Putri Tjiptadi Chandra Pantang Menyerah Sampai Menang
Selasa, 17 Juli 2012 | 11:15
Ines Putri Tjiptadi Chandra [SP/Elvira Anna] [JAKARTA] Ajang Miss World 2012 sebentar lagi digelar.
Tepatnya pada 18 Agustus 2012 di Mongolia, Tiongkok, ajang ke-62 ini
dilaksanakan. Sebanyak 120 negara di seluruh dunia mengirim wanita tercantik
mereka untuk berlaga di ajang Miss World. Indonesia sebagai negara berkembang
pun ikut mengirim wakilnya, Ines Putri Tjiptadi Chandra sebagai Miss Indonesia
2012.
Nama Ines di dalam dunia kecantikan memang baru saja dikenal. Ia terpilih menggantikan Astrid Ellena
pada April 2012 lalu. Meskipun baru dua bulan mengemban tugas sebagai Miss
Indonesia, Ines yakin bisa membawa gelar juara dari ajang kecantikan dunia
tersebut.
“Prinsip hidup aku sederhana saja. Aku orangnya pantang
menyerah. Aku akan berusaha keras membawa pulang gelar Miss World 2012 untuk
Indonesia. Pokoknya pantang menyerah sampai menang," ungkap Ines saat
ditemui SP seusai jumpa pers
keberangkatan Ines ke Mongolia, di Belleza Permata Hijau,
Jakarta, akhir pekan lalu.
Tidak hanya bermodalkan tekad pantang menyerah, Ines juga
membawa banyak bekal untuk melengkapi jalan kemenangannya. Ia memenuhi diri
dengan ilmu pengetahuan akan negara dan budaya Indonesia. Ines juga menjaga
stamina sekaligus membentuk tubuh sehingga lebih sempurna. Terakhir, Ines tak
lupa membawa semua perlengkapan kecantikan dan busana untuk mempercantik
penampilannya.
Segudang perbekalan yang disiapkan ini, menurut dara
kelahiran 5 September 1989 sangat menentukan keberhasilannya kelak. Sebab tidak
bisa dipungkiri, saingan Ines dari 119 negara adalah wanita-wanita cantik
berbakat. Apabila Ines hanya mengandalkan kecantikan semata, kecil kemungkinan
ia bisa menang.
Cantik menurut Ines bukan hanya sekadar wajah putih mulus,
hidung mancung, bibir sempurna, dan alis yang aduhai bak semut berbaris. Cantik
bagi perempuan asal Bali ini lebih kepada rasa percaya diri, kenyamanan
menerima diri apa adanya, dan bisa meleburkan diri di mana pun dan kapan pun.
"Terkadang pemenang di ajang kecantikan dunia
bukanlah melulu yang paling cantik di antara ratusan kontestan. Bisa jadi si
pemenang terpilih karena kecantikan dari dalam hati, perbuatan, dan pikiran
yang otomatis memancar ke luar. Nah, aku ingin menjadi wanita cantik seperti itu,"
ungkap Ines.
Sementara itu, untuk mempercantik penampilan Ines di ajang
internasional, sejumlah desainer ternama pun ikut membantu. Paling sedikit ada
lima perancang ternama yang memberikan rancangan terbaiknya untuk Ines. Untuk
babak talent show Ines akan menari
mengenakan busana apik karya Malik Moestaram. Short dress merah dengan aksen metal pada dada membuat kesan
tangguh, modern, namun tetap elegan.
Sementara untuk gala
dinner, sebuah long sleeves dress hijau
milik Billy Tjong menjadi pilihan Ines. Pakaian ini memiliki keistimewaan yakni
terdapat lukisan bunga yang digambar di atas dress tersebut. Untuk cocktail
party, Ines akan mengenakan koleksi mini dress berbahan dasar songket Bali karya Priyo Oktaviano. Sedangkan
untuk kesempatan yang lebih santai, Ines mengenakan mini dress batik koleksi Lenny Agustin.
Pada saat malam puncak Ines
menggunakan strapless gown megah
berwarna pink keunguan karya Danny Satriadi.
"Pokoknya untuk semua baju, sepatu, kosmetik,
pernak-pernik aku memboyong tiga koper ke
Mongolia," tambah Ines. [A-23]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
