SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Mei 2013
Pencarian Arsip

Iis Dahlia jadi Duta TKI
Senin, 30 Juli 2012 | 14:30

Iis Dahlia [google] Iis Dahlia [google]

[JAKARTA] Lama tak terdengar kabarnya, Iis Dahlia tiba-tiba hadir mendampingi Menakertrans Muhaimin Iskandar saat melakukan sidak di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Condet, Jakarta Timur, Minggu (29/7). Rupanya, Iis mendampingi Muhaimin dalam kapasitasnya sebagai Duta TKI.

Menurut Muhaimin, proses terpilihnya Iis sebagai Duta TKI bukan tanpa sebab. Menurutnya, pelantun Bunga Seroja itu tahu sekali bagaimana TKI dikirim ke luar negeri tanpa adanya persiapan. “Saya pernah mengundang Mbak Iis nyanyi di Cianjur. Tapi begitu saya dengar ia pidato, ternyata dia tahu betul bagaimana nasib TKI. Jadi saya pikir dia memang pantas untuk mewakili dan menjadi duta,” tutur Muhaimin.

Hal tersebut diiyakan oleh Iis. Awalnya, ia hanya diminta menyanyi saat Muhaimin melakukan kunjungan kerja ke calon TKI. Karena tetangga Iis banyak yang menjadi TKI, ia pun sempat berbagi sedikit soal suka duka para tetangganya tersebut. Dari situlah ia terpilih jadi Duta TKI. Perempuan kelahiran 29 Mei 1972 ini mengaku senang kala diminta untuk mengemban tugas sebagai Duta TKI.

Pasalnya, di kampungnya, Indramayu Jawa Barat, banyak sekali wanita dan pria yang menjadi TKI. Dari merekalah Iis banyak mendengar permasalahan yang kerap dialami para TKI. Tak sedikit di antara mereka yang hanya menjadi korban, namun tiba-tiba dituduh sebagai pelaku. Iis pun miris mendengarnya. “Ada yang pernah cerita tentang anak majikannya yang nakal. Karena digoda tapi nggak mau, dia jadi difitnah, dituduh mengambil barang majikannya sampai nggak digaji berbulan-bulan. Kasus-kasus lain banyak. Kalau saya pulang ke Indramayu, wah banyak sekali kasusnya. Makanya saat saya ketemu Pak Muhaimin ini rasanya kok pas banget,” jelasnya.

Selain itu Iis juga ingin agar para warga jangan hanya tergiur dengan iming-iming gaji besar di luar negeri. Sehingga mereka rela melakukan apa saja, termasuk menjual harta, demi menjemput impian. Tak heran jika kemudian banyak berjatuhan korban-korban hasil penipuan para calo TKI. “Di kampung itu banyak orang yang mau pergi tanpa kesiapan. Dia jual semuanya dengan harapan bisa dapat hasil padahal banyak calo yang menipu mereka. Jadi masyarakat Indonesia harus tahu kalau mau pergi ke luar negeri harus lewat badan tersendiri dan harus pakai paspor,” kata Iis. [D-10]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN