Gaun Whitney Houston di Film ‘The Bodyguard’ Dilelang
Selasa, 21 Februari 2012 | 10:52
Kevin Costner dan Whitney Houston di film The Bodyguard [google] [NEW JERSEY] Jenazah Whitney Houston baru saja dimakamkan
Sabtu lalu. Duka keluarga dan para fans rasanya belum hilang. Tetapi ada saja
orang-orang yang tak sabar mengeruk untung dari sebuah tragedi. Sebuah gaun
beludru hitam penyanyi legendaris itu sudah dilelang.
Gaun hitam ini memang bukan sembarang gaun. Whitney Houston
pernah memakainya dalam film The
Bodyguard. Gaun tersebut akan dilelang bersama dengan sepasang anting.
Kedua benda kenangan itu akan diberikan kepada penawar tertinggi, pada lelang
Hollywood Legends yang digelar 31 Maret hingga 1 April 2012.
Seluruh penggemar
Houston dan kolektor lain boleh ikut serta secara online, dengan telepon atau
hadir saat acara lelang berlangsung.
Seluruh barang yang akan dilelang akan dipamerkan lebih dulu
sejak 19 Maret di Balai Lelang Julien di Beverly Hills, California, Amerika
Serikat. Kebetulan lokasi lelang itu hanya berjarak beberapa blok dari Beverly
Hilton Hotel, tempat Houston ditemukan tewas.
Sebagai harga pembukaan, gaun itu akan ditawarkan dengan
harga US$ 1.000. Tentu harga itu akan melonjak lebih jauh. Ada juga rompi yang
dikenakan pula dalam film The Bodyguard yang
ditawarkan senilai US$ 400. sementara anting-anting mutiara dibuka dengan harga
US$ 600.
Juru Lelang selebriti Darren Julien mengatakan benda
kenangan itu dan sejumlah barang milik Houston lainnya akan dilelang setelah
sang penyanyi secara tak terduga meninggal dunia pada 11 Februari. Lelang juga
menyertakan sejumlah barang memorabilia milik artis lain seperti tongkat
Charlie Chaplin, jaket Clark Gable dari film Gone With the Wind, serta sejumlah barang pegawai Charlton Heston
dari film The Ten Commandments.
Julien mengatakan benda-benda kenangan sering mudah didapat
setelah pemiliknya meninggal dunia. Benda-benda Houston telah menjadi bagian
sejarah. Seharusnya benda-benda itu berada di museum. Houston meninggalkan
kehidupan dan memiliki karier yang tak pernah dimiliki siapapun.
“Hal itu membuktikan
benda-benda seperti ini merupakan satu investasi. Orang membeli benda-benda ini
seperti saham. Beli pada saat yang tepat dan menjualnya pada saat yang tepat.
Nilai benda-benda itu telah meningkat,” katanya. [AP/U-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
