SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 Mei 2012
Pencarian Arsip

Gaun Whitney Houston di Film ‘The Bodyguard’ Dilelang
Selasa, 21 Februari 2012 | 10:52

Kevin Costner dan Whitney Houston di film The Bodyguard [google] Kevin Costner dan Whitney Houston di film The Bodyguard [google]

[NEW JERSEY] Jenazah Whitney Houston baru saja dimakamkan Sabtu lalu. Duka keluarga dan para fans rasanya belum hilang. Tetapi ada saja orang-orang yang tak sabar mengeruk untung dari sebuah tragedi. Sebuah gaun beludru hitam penyanyi legendaris itu sudah dilelang.  

Gaun hitam ini memang bukan sembarang gaun. Whitney Houston pernah memakainya dalam film The Bodyguard. Gaun tersebut akan dilelang bersama dengan sepasang anting. Kedua benda kenangan itu akan diberikan kepada penawar tertinggi, pada lelang Hollywood Legends yang digelar 31 Maret hingga 1 April 2012.

Seluruh penggemar Houston dan kolektor lain boleh ikut serta secara online, dengan telepon atau hadir saat acara lelang berlangsung.  
Seluruh barang yang akan dilelang akan dipamerkan lebih dulu sejak 19 Maret di Balai Lelang Julien di Beverly Hills, California, Amerika Serikat. Kebetulan lokasi lelang itu hanya berjarak beberapa blok dari Beverly Hilton Hotel, tempat Houston ditemukan tewas.  
Sebagai harga pembukaan, gaun itu akan ditawarkan dengan harga US$ 1.000. Tentu harga itu akan melonjak lebih jauh. Ada juga rompi yang dikenakan pula dalam film The Bodyguard yang ditawarkan senilai US$ 400. sementara anting-anting mutiara dibuka dengan harga US$ 600.  

Juru Lelang selebriti Darren Julien mengatakan benda kenangan itu dan sejumlah barang milik Houston lainnya akan dilelang setelah sang penyanyi secara tak terduga meninggal dunia pada 11 Februari. Lelang juga menyertakan sejumlah barang memorabilia milik artis lain seperti tongkat Charlie Chaplin, jaket Clark Gable dari film Gone With the Wind, serta sejumlah barang pegawai Charlton Heston dari film The Ten Commandments.  

Julien mengatakan benda-benda kenangan sering mudah didapat setelah pemiliknya meninggal dunia. Benda-benda Houston telah menjadi bagian sejarah. Seharusnya benda-benda itu berada di museum. Houston meninggalkan kehidupan dan memiliki karier yang tak pernah dimiliki siapapun.  

 “Hal itu membuktikan benda-benda seperti ini merupakan satu investasi. Orang membeli benda-benda ini seperti saham. Beli pada saat yang tepat dan menjualnya pada saat yang tepat. Nilai benda-benda itu telah meningkat,” katanya. [AP/U-5]    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN