Batman, 'The Dark Knight Rises' Raih Rp 1,4 Triliun
Senin, 23 Juli 2012 | 10:23
Polisi menjaga pemutaran bioskop film terbaru Batman di Kota New York setelah insiden penembakan di Colorado [AP] [LOS ANGELES] Sekuel film Batman terbaru, The Dark Knight Rises dikabarkan meraih
sukses besar pada pemutaran pertamanya dengan meraup dana US$ 160 juta atau sekitar
Rp 1,4 triliun. Angka itu merupakan rekor terbaru untuk film dua dimensi yang
pernah dirilis di AS meskipun pada pemutaran perdananya ditandai tragedi
penembakan berdarah di sebuah bioskop di Colorado, AS, Jumat (20/7).
Walaupun belum ada rilis resmi dari pihak box office, namun sejumlah media massa
di AS seperti The Hollywood Reporter, Los
Angeles Times, dan New York Times
pada Minggu (22/7) melaporkan, sekuel terakhir film Batman itu sudah meraih
uang antara US$ 160 juta hingga US$ 162 juta.
Angka itu melampaui rekor yang diraih film terdahulunya, The Dark Knight pada 2008 lalu yang
meraih US$ 158,4 juta pada pemutaran perdananya. Selain itu, The Dark Knight Rises tercatat sebagai
film yang meraih pendapatan ketiga terbesar dalam pemutaran perdana di AS
setelah film 3-D The Avengers dengan
US$ 207,4 juta dan Harry Potter and the
Deathly Hallows-Part 2 dengan
US$169,2 juta.
The Hollywood
Reporter juga melaporkan, sumber di Box
Office menyebutkan, The Dark Knight
Rises meraih US$ 70 juta dari sembilan negara di antara 17 negara yang
sudah memutar film itu seperti Inggris, Australia, Korea Selatan, dan Spanyol.
Sementara itu, posisi film Batman ternyata tidak terlalu
mencuat di box office setelah adanya
tragedi penembakan di Colorado. “Tragedi ini tidak terlalu berdampak bagi
posisi di box office. Film ini tetap
berada di urutan ketiga di box office pada
pemutaran perdananya, dan ini memang termasuk fenomenal,” kata Paul
Dergarabedian, analis film box office dari
Hollywood.com.
Sementara itu, Asosiasi Nasional Pemilik Gedung Bioskop
(NATO), kelompok industri perdagangan yang mewakili pengusaha bioskop di AS
menyatakan, para anggotanya akan meninjau ulang prosedur keamanan bioskop
segera setelah peristiwa penembakan berdarah di sebuah gedung bioskop di
pinggiran kota Denver.
“Atas nama seluruh anggota dan staf dari Asosiasi Nasional
Pemilik Gedung Bioskop, kami turut bela sungkawa pada korban dan keluarga
korban aksi keji itu. Kami berterima kasih atas reaksi efektif dan cepat dari
pihak kepolisian dan personil darurat,” menurut pernyataan resmi asosiasi itu
seperti dikutip Reuters.
Menurut NATO, keselamatan para tamu (penonton bioskop),
akan terus menjadi prioritas para pemilik bioskop. Anggota NATO akan bekerja
sama dengan badan penegak hukum setempat meninjau ulang prosedur keamanan.
Seorang pria berusia 24 tahun yang mengenakan masker
penutup muka dan rompi anti peluru pada Jumat (20/7) telah melepaskan tembakan
membabi buta di sebuah gedung bioskop yang tengah menayangkan tayangan perdana
film Batman The Dark Knight Rises.
Pelaku terlebih dahulu melemparkan bom asap/gas ke dalam ruang bioskop sebelum
menembaki para penonton. Dua belas pencinta film dilaporkan tewas dalam aksi
itu. [AP/Y-4]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
