SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 28 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Artis Bom Seks Mandarin, Dimana Mereka Kini? (I)
Selasa, 21 Juni 2011 | 17:17



Kebanyakan kaum pria yang gemar fim-film Mandarin pasti pernah melihat aksi dan gaya mereka di layar kaca ataupun di VCD. Kecantikan dan keseksian mereka pasti juga pernah menggoda. Tetapi banyak dari mereka yang menghilang dari dunia film. Kemanakah mereka kini?  

1. Amy Yip

Artis yang terkenal karena payudaranya yang besar ini, lahir di Hong Kong pada 1967. Ia menjadi salah satu symbol seks film Hong Kong pada akhir 1980-an dan awal 1990-an. Meski ia banyak tampil di film-film besar Mandarin, namun ia memulai kariernya di film-film kategori III (dewasa) seperti Sex and Zen dan Erotic Ghost Story. Bahkan film Sex and Zen menjadi film kategori III tertinggi dalam pemasukan dengan menjadi boks office di Hong Kong.

Setelah tampil di film kategori III, Amy kemudian menjadi artis popular di film-film drama dan aksi laga Hong Kong. Amy kemudian bertemu ahli ortopedi Lim Kiam Hwe dan menjalin hubungan. Ia kemudian tak lagi tampil di film. Ia tetap menjadi kekasih Lam selama 15 tahun dan tidak berencana menikah atau memiliki anak.

Amy Yip kini sukses menjalankan bisnis makanan. Ia memiliki restoran Jepang di Zhonghuan, dan di Makau. Ia tinggal di kawasan elite Hong Kong Happy Valley dengan rumah seharga US$ 2,7 juta. Ia juga menaiki mobil mewah seharga US$ 154.000.  

2. Veronica Yip

Lahir pada 12 Februari 1967, Veronica Yip merupakan artis Hong Kong yang dikenal karena peran-peran “dewasanya” untuk film kategori III. Ia memulai kariernya di dunia hiburan dengan meraih runner-up Miss Asia Pageant 1985. Namun ia terkenal bukan karena penghargaan itu, melainkan karena film-film kategori III yang dibintanginya, seperti Take Me, Pretty Woman dan Hidden Desire.

Film-filmnya mampu meraih pemasukan senilai US$ 3,8 juta yang dianggap sebuah keajaiban, mengingat film yang dibintanginya merupakan film dewasa kategori III.

Veronica merupakan artis yang pintar. Ia meningkatkan kemampuan aktingnya, dan tak lagi tampil di film kategori III. Film-film yang dibintanginya seperti Red Rose, White Rose dan Love on the Rooftops akhirnya membawanya meraih penghargaan Golden Horse Award.

Veronica kemudian menikah dengan Jeffrey Wu, seorang pengusaha Tionghoa-Amerika. Ia pensiun dari dunia film dan menetap di Amerika. Ia kini memiliki seorang putri dan dua putra. Ia juga membantu bisnis suaminya yang memiliki kekayaan senilai US$ 1 miliar. Wuihhh….  

3. Shu Qi

Lahir pada 16 April 1976. Nama aslinya adalah Lin Lihui, dan nama Inggrisnya Fanny Shu. Shu Qi dianggap sebagai artis yang paling sukses melakukan transformasi dari tampil di film kategori III menjadi artis film serius. Ia memenangi penghargaan sebagai pemeran utama ataupun artis pendukung. 

Bahkan belum lama ini, ia terpilih sebagai pemilik mulut paling seksi di dunia oleh jaringan industri hiburan internasional E.

Shu Qi memulai kariernya di dunia model tanpa busana, dengan tampil sebagai cover majalah Penthouse Hong Kong pada Februari 1995 dan Playboy edisi Tiongkok. Ia kemudian dilirik produser film kategori III di Hong Kong, Manfred Wong. Ia kemudian tampil di film Sex and Zen II dan Red Light District pada 1996.

Meski sukses di dunia karier, ternyata tidak demikian dalam kehidupan asmara. Shu Qi tampaknya belum menemukan pasangan hidup yang cocok. Beberapa tahun lalu ia sempat putus hubungan dengan aktor sekaligus penyanyi terkenal Leon Lai Ming. [L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»