SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 18 Mei 2013
Pencarian Arsip

Wisata Minat Khusus Menjadi Tren
Jumat, 22 Juni 2012 | 10:59

Wisata kapal pesiar [antaranews]
Wisata kapal pesiar [antaranews]

[JAKARTA] Pariwisata Indonesia kini menghadapi tren perubahan paradigma, dari wisata massal menjadi wisata minat khusus.  

Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus dan Mice Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Achyaruddin mengatakan tidak perlu lagi yang dikejar kuantitas, tetapi yang kita kejar kualitas. Walaupun hanya wisman (wisatawan mancanegara) 8 juta, tetapi kualitasnya yang dihitung.  

“Kualitas dapat diukur dari expenditure atau lenght of stay. Penilaian expenditure dihitung dari jumlah uang yang dikeluarkan wisman saat berwisata. Sementara lenght of stay diukur dari lamanya wisatawan menginap di suatu destinasi wisata. Niche market (pasar ceruk) ini bisa menjadi kekuatan pariwisata Indonesia,” kata Achyaruddin baru-baru ini.  

Sebab, Indonesia memiliki garis pantai yang panjang, gunung yang banyak, bahkan budaya dan kuliner yang sangat beragam. Hanya saja, ungkapnya, pengembangan wisata minat khusus tersebut harus fokus.  

Sementara, Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf, Firmansyah menyebutkan fokus pengembangan diperlukan mengingat Indonesia memiliki alam dan budaya yang sangat beragam dan semuanya dapat dikembangkan sebagai wisata minat khusus.  

“Seperti wisata bahari, kami targetkan ke tiga hal, yacht, cruise, dan diving. Ada target-targetnya, seperti yacht di 2015 kami targetkan kedatangan 15 ribu yacht,” jelas dia.  

Selain wisata bahari, wisata minat khusus yang akan dikembangkan adalah wisata kuliner. Menurut Firmansyah, perlu adanya standarisasi pada masakan-masakan Indonesia, termasuk dimodifikasi sesuai lidah orang asing.  

“Wisata kesehatan, sudah mencoba dua pola perjalanan untuk wisata kesehatan. Sekarang kawan-kawan kementerian kesehatan mengundang kita untuk perbaikan rumah sakit dengan kaitan wisata kesehatan. Bisa combine dengan spa juga,” ungkap dia.  

Kemenparekraf tengah mengembangkan wisata minat khusus dengan tujuh tema yaitu wisata budaya dan sejarah, wisata alam dan ekowisata, wisata olah raga rekreasi, wisata kapal pesiar, wisata kuliner dan belanja, wisata kesehatan dan kebugaran, serta wisata konvensi, insentif, pameran, dan even. [H-15]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN