Hindari Minuman Dingin Saat Berbuka Puasa
Kamis, 9 Agustus 2012 | 11:31
Ilustrasi minum minuman dingin [google] [JAKARTA]
Bagi Anda yang berpuasa, hindari minum minuman dingin (es) pada saat berbuka
puasa, karena dapat membuat kram pada perut.
Ahli
nutrisi Emilia E. Achmadi menegaskan pada saat berbuka, yang harus
dikonsumsi seharusnya adalah air yang hangat, bukan air yang dingin. Lambung
yang kosong memiliki temperatur sekitar 36 atau 37 derajat celsius.
“Minuman
dingin akan mengejutkan lambung yang sedang beristirahat, sehingga memicu kram
perut. Sementara minuman hangat dan manis dianjurkan, untuk menggantikan energi
yang terbuang dan rasa lemas karena puasa," katanya pada Media Gathering
Mead Johnson di Jakarta.
Untuk
buah kurma biasa menjadi hidangan berbuka puasa, dikatakan sebaiknya dikonsumsi
tidak lebih dari 3 butir, karena satu butir kurma mengandung karbohidrat
tinggi, serat, mineral juga vitamin. Satu butir buah kurma, sama dengan 30
menit anda berjalan santai. Jadi bisa dibayangkan berapa lama harus berolah
raga bila mengkonsumsi banyak kurma.
Selain
itu, susu formula merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik bagi
pertumbuhan anak-anak karena mengandung vitamin, mineral, karbohidrat, DHA,
kolin, dan lainnya.
Namun,
kekurangannya susu bersifat cair baiknya jangan dilarutkan dengan air yang
terlalu panas. Hal itu dapat merudak vitamin B kompleks. Melarutkan susu dapat
dilakukan dengan air mineral pada suhu kamar (tidak panas atau dingin).
Menurut
pakar nutrisi tersebut, susu juga mengandung omega 3 sebagai makan otak agar,
kalsium bagus untuk pertumbuhan dan memerkuat tulang, serta lemak yang bagus
bagi syaraf. [H-15]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
