”Gerakan 21 Hari” Diharapkan Sehatkan Masyarakat
Selasa, 7 Februari 2012 | 8:37
[JAKARTA] Hidup sehat itu mudah dan murah.
Cukup membiasakan gaya sehat di lima saat penting tersebut, yakni mandi menggunakan
sabun, cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum makan pagi, sebelum makan siang,
sebelum makan malam, dan setelah dari toilet.
Senior Brand Manager Lifebuoy PT Unilever Indonesia Tbk
Amalia Sarah Santi menyatakan kegembiraannya, karena pelaksanaan Gerakan 21
Hari (G21H) Lifebuoy tahun lalu berhasil membangun kebiasaan cuci tangan pakai
sabun pada masyarakat Indonesia.
Program G21H diawali dengan edukasi mengenai perilaku hidup
bersih dan sehat (PHBS) dan G21H kepada para kepala sekolah atau guru UKS dan
kader PKK pada Mei-Juni.
Kemudian program sosialisasi oleh para guru dan kader
pada Juli-Agustus. Setelah itu pelaksanaan implementasi pada September-Oktober.
G21H (21 September-30 Oktober 2011) mampu mengikutsertakan
193 ribu siswa SD dari tujuh provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta,
Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur ditambah tiga
provinsi yang memiliki tingkat PHBS dan kebiasaan CTPS masih dibawah rata-rata
nasional, yaitu Sulawesi Selatan, Banten dan Sumatera Barat.
“Kini mereka
sudah berperilaku CTPS dengan benar. Cuci tangan pakai sabun hingga sela jari
dan celah kuku, dan bukan lagi hanya menggunakan air kobokan. Kami berharap
tahun 2012 ini derajat kesehatan masyarakat Indonesia meningkat, agar anggaran
kesehatan negara jauh lebih hemat lagi,” jelas Sarah di Jakarta, Senin (6/2).
Implementasi kebiasaan sehat pada 5 saat penting yang telah
ditentukan dalam G21H, yaitu cuci tangan pakai sabun telah dilaksanakan. Namun
program tersebut tetap akan dilakukan untuk siswa lainnya yang masih perlu diedukasi
lebih lanjut, terutama tentang pentingnya CTPS setelah dari toilet.
Dikatakan, target utama G21H, memang tertuju bagi anak usia
SD yang berada dalam pengembangan karakter. Target kedua adalah kalangan ibu
sebagai perangkat sosialisasi melalui kegiatan PKK.
Implementasi G21H dilaksanakan dengan kerjasama dan
dukungan dari 745 sekolah binaan Lifebuoy, bersama bantuan tim penggerak PKK
Pusat dan daerah di 33 provinsi. [H-15]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
