SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 17 Mei 2012
Pencarian Arsip

”Gerakan 21 Hari” Diharapkan Sehatkan Masyarakat
Selasa, 7 Februari 2012 | 8:37

[JAKARTA] Hidup sehat itu mudah dan murah. Cukup membiasakan gaya sehat di  lima  saat penting tersebut, yakni mandi menggunakan sabun, cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum makan pagi, sebelum makan siang, sebelum makan malam, dan setelah dari toilet.

Senior Brand Manager Lifebuoy PT Unilever Indonesia Tbk Amalia Sarah Santi menyatakan kegembiraannya, karena pelaksanaan Gerakan 21 Hari (G21H) Lifebuoy tahun lalu berhasil membangun kebiasaan cuci tangan pakai sabun  pada masyarakat Indonesia. Program G21H diawali dengan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan G21H kepada para kepala sekolah atau guru UKS dan kader PKK pada Mei-Juni.

Kemudian program sosialisasi oleh para guru dan kader pada Juli-Agustus. Setelah itu pelaksanaan implementasi pada September-Oktober. G21H (21 September-30 Oktober 2011) mampu mengikutsertakan 193 ribu siswa SD dari tujuh provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur ditambah tiga provinsi yang memiliki tingkat PHBS dan kebiasaan CTPS masih dibawah rata-rata nasional, yaitu Sulawesi Selatan, Banten dan Sumatera Barat.

“Kini mereka sudah berperilaku CTPS dengan benar. Cuci tangan pakai sabun hingga sela jari dan celah kuku, dan bukan lagi hanya menggunakan air kobokan. Kami berharap tahun 2012 ini derajat kesehatan masyarakat Indonesia meningkat, agar anggaran kesehatan negara jauh lebih hemat lagi,” jelas Sarah di Jakarta, Senin (6/2).

Implementasi kebiasaan sehat pada 5 saat penting yang telah ditentukan dalam G21H, yaitu cuci tangan pakai sabun telah dilaksanakan. Namun program tersebut tetap akan dilakukan untuk siswa lainnya yang masih perlu diedukasi lebih lanjut, terutama tentang pentingnya CTPS setelah dari toilet.

Dikatakan, target utama G21H, memang tertuju bagi anak usia SD yang berada dalam pengembangan karakter. Target kedua adalah kalangan ibu sebagai perangkat sosialisasi melalui kegiatan PKK. Implementasi G21H dilaksanakan dengan kerjasama dan dukungan dari 745 sekolah binaan Lifebuoy, bersama bantuan tim penggerak PKK Pusat dan daerah di 33 provinsi. [H-15]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN