Efek Merokok Tak Melulu Gangguan Pernapasan, Tapi Memicu Kanker
Kamis, 31 Mei 2012 | 10:15
Ilustrasi perokok. [istimewa] [JAKARTA] Sudah
diketahui bahwa rokok berdampak buruk bagi kesehatan. Yang menjadi masalah, bagi
perokok karena sudah candu tidak mudah bagi mereka untuk meyakinkan diri untuk
tidak melakukannya.
Bagi perokok
kadang-kadang yang menjadi patokan dampak merokok buat mereka adalah gangguan
pernafasan. Sehingga jika mereka tidak batuk dan tidak sesak mereka masih tetap
merokok.
Menurut Ketua
Bidang Advokasi PB PAPDI (Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit
Dalam Indonesia) dokter Ari Fahrial Syam, efek samping dari merokok tidak
melulu berdampak pada saluran pernafasan.
Tampaknya mereka
harus kapok terlebih dahulu sebelum mereka berhenti merokok. Pasien yang
mengalami kanker antara lain kanker lidah, karena kerongkongan, kanker usus
besar, kanker paru atau kanker pankreas akan menyesali kenapa mereka merokok
setelah menderita kanker
”Rasanya cerita
dampak buruk rokok pada seseorang akan selalu dialami terjadi pada keluarga.
Apalagi saya yang sehari-sehari bertemu dengan pasien, melihat langsung dampak
rokok pada kesehatan seseorang. Kalau penyakit akibat rokok tidak terlalu berat
biasanya pasien hanya mengurangi sedikit rokoknya da
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
