SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip

Grup C

Spanyol Hantam Irlandia, Torres Cetak Dua Gol
Jumat, 15 Juni 2012 | 10:39

Aksi Fernando Torres (kanan) usai mencetak gol ke gawang Irlandia [yahoo] Aksi Fernando Torres (kanan) usai mencetak gol ke gawang Irlandia [yahoo]

[GDANSK] Persaingan untuk lolos ke perempat final Piala Eropa 2012 di Grup C kini mengerucut hanya kepada ketiga tim, yakni Spanyol, Kroasia, dan Italia. Spanyol dan Kroasia saat ini sama-sama mengoleksi empat angka berkat hasil sekali menang dan seri dari dua pertandingan yang telah dilakoni dan bertengger di urutan pertama dan kedua. Sedangkan, Italia berada di urutan ketiga dengan koleksi dua angka. Ketiga tim masih memiliki peluang untuk lolos ke babak delapan besar, meskipun beban lebih berat berada di pundak Italia.  

Pada pertandingan terakhir Grup C pada 19 Juni mendatang, Spanyol akan menghadapi Kroasia, sementara Italia melawan Irlandia pada saat yang bersamaan. Hasil seri sudah cukup mengantarkan Spanyol ke babak selanjutnya. Sementara, Kroasia membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi dari kejaran Italia. Posisi La Nationale memang cukup sulit untuk bisa lolos dari grup ini, menyusul dua kali hasil imbang dari dua pertandingan. Sebelum ditahan Kroasia, Italia juga bermain imbang dengan Spanyol di partai perdana.  

Kini, tidak ada pilihan lain bagi Gli Azzurri selain meraih poin penuh saat meladeni Irlandia nanti. Namun, nasib Andrea Pirlo dan kawan-kawan juga masih akan bergantung kepada laga antara Spanyol dan Kroasia. Italia bisa lolos ke babak delapan besar jika mereka menang melawan Irlandia lebih dari dua gol, sementara salah satu dari Spanyol atau Kroasia kalah dalam pertandingan terakhir nanti. Jika kedua tim bermain seri dan Italia berhasil menang, penentuan tim mana yang akan lolos ke babak berikutnya akan ditentukan oleh jumlah selisih gol.  

Spanyol memastikan diri memuncaki klasemen sementara Grup C, setelah menuai kemenangan besar 4-0 atas Republik Irlandia dalam pertandingan lanjutan di Stadion PGE Arena, Polandia pada Kamis (14/6) waktu setempat atau Jumat (15/6) dini hari WIB. Striker Fernando Torres menjadi bintang kemenangan pada laga itu melalui lesakan dua golnya masing-masing pada babak pertama dan kedua. Sedangkan, dua gol Spanyol lainnya dicetak oleh David Silva dan Cesc Fabregas.  

Hasil ini membuat Irlandia menjadi tim pertama yang tersingkir dari putaran final Piala Eropa 2012 karena skuad asuhan Giovanni Trapattoni ini sama sekali belum meraih poin dalam dua pertandingan. Pertandingan terakhir mereka melawan Italia tidak akan berpengaruh apa-apa bagi skuad The Boys in Green. Irlandia sebenarnya memulai pertandingan dengan baik, dan memiliki peluang pertama pada menit ke-2. Namun, tendangan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Simon Cox masih bisa ditepis oleh kiper Spanyol Iker Casillas.  

Dua menit bereselang, gawang Irlandia malah kebobolan. Penetrasi Silva ke dalam kotak penalti Irlandia berhasil digagalkan bek Irlandia Richard Dunne. Akan tetapi, bola liar berhasil diserobot Torres yang langsung melepaskan tendangan keras kaki kanan tanpa bisa dihentikan penjaga gawang Irlandia Shay Given.  Pada interval kedua, Trapattoni memtuskan untuk mengganti Cox dengan pemain Stoke City Jonathan Walters untuk lebih meningkatkan daya serang Irlandia. Namun, tetap saja Spanyol menguasai pertandingan dengan permainan khas tiki-taka.

Dari statistik pertandingan, tim Matador jelas terlihat sangat superior dari sang lawan. Spanyol berhasil menguasai jalannya pertandingan sebanyak 66 persen, sedangkan Irlandia 34 persen.   Bahkan, juara Piala Eropa 2008 itu mencatatkan 26 kali tembakan dengan 20 di antaranya mengarah ke gawang, sedangkan Irlandia hanya mampu melepaskan enam tendangan dengan empat mengarah ke gawang.  

“Kami sangat berkonsentrasi. Barisan pertahanan mampu mengantisipasi setiap ancaman yang ada di daerah mereka, dan membuat kami tampil nyaman. Saya pikir kami memainkan pertandingan yang komplit,” kata pelatih Spanyol Vicente del Bosque.  

Meskipun sudah unggul, Spanyol tampaknya enggan mengendurkan serangannya. Setelah beberapa kali mendapatkan peluang, juara dunia 2010 ini akhirnya berhasil menambah gol melalui Silva di menit ke-49. Memanfaatkan bola muntah tepisan Given hasil tendangan Torres, gelandang Manchester City itu menari-nari di dalam kotak penalti lawan dengan mengecoh dua bek Irlandia yang mencoba merebut bola, sebelum menempatkan bola melawati kolong kaki bek Irlandia ke arah sudut gawang yang gagal dihalau oleh Given.  

Unggul dua gol membuat para pemain Spanyol tampak lebih lepas dan bermain lebih sedikit santai dalam setiap membangun serangan ke pertahanan Irlandia. Di menit 70, Torres menunjukan dirinya masih layak dipertahankan Chelsea dengan melesakan gol keduanya pada laga itu. Memanfaatkan umpan terobosan Silva, bomber 28 tahun itu menggiring bola hingga ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tendangan mendatar ke arah pojok kiri gawang Irlandia. Given yang maju untuk menutup pergerakan Torres tidak berhasil menjangkau si kulit bundar, dan harus merelakan gawangnya robek untuk kali ketiga.  

Memanfaatkan waktu tersisa, Trapattoni berharap adanya kejutan dengan memasukkan James McClean menggantikan Damien Duff. Sedangkan pelatih Spanyol Vicente Del Bosque memasukkan Fabregas dan Santi Cazorla untuk menggantikan Torres dan Iniesta. Akan tetapi justru Spanyol yang memperbesar keunggulan.  

Memanfaatkan umpan sepak pojok Silva, Fabregas yang tidak terkawal melepaskan tendangan keras dari sudut sempit yang tidak bisa diantisipasi Given. “Kebenaran bagi kami adalah dengan selalu memenangkan pertandingan, terutama setelah hasil seri di laga pertama. Kini, kami akan mencoba memenangkan pertandingan untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin saat ini,” kata bek Spanyol Sergio Ramos. [AP/HPS/M-7]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN