SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Mei 2013
Pencarian Arsip

Analisis Grup C

Para Rival Ingin Ambil Keuntungan dari Gonjang-ganjing Italia
Minggu, 10 Juni 2012 | 15:09

Pelatih Italia Cesare Prandelli (tengah) berbicara dengan bek kiri Italia Giorgio Chiellini (kiri) dan kiper Gianluigi Buffon pada akhir sesi latihan Tim Nasional Italia menjelang Piala Eropa 2012 di Krakow, Selasa (5/6) waktu setempat. [AP]

Pelatih Italia Cesare Prandelli (tengah) berbicara dengan bek kiri Italia Giorgio Chiellini (kiri) dan kiper Gianluigi Buffon pada akhir sesi latihan Tim Nasional Italia menjelang Piala Eropa 2012 di Krakow, Selasa (5/6) waktu setempat. [AP]

[GDANSK] Persiapan Italia dalam menatap ajang Euro 2012 tak berjalan mulus. Hasil pertandingan yang buruk, dan skandal pengaturan skor di pertandingan liga Seri-A membuat dua rivalnya di Grup C, Irlandia dan Kroasia berharap tim biru langit tak mampu
tampil maksimal, dan satu dari merekalah yang akan mendampingi Spanyol menuju perempat final.

Krosia ditempatkan FIFA di peringkat delapan dunia, empat posisi lebih tinggi dari Italia. Sedangkan Irlandia di posisi 18,
kini ditangani pelatih asal Italia Giovanni Trapattoni dengan kapten tim Robbie Keane yang telah berpengalaman internasional.

Sedangkan Spanyol tetap menjadi tim favorit juara di turnamen benua biru ini. Mereka tengah mengejar gelar sebagai negara
pertama yang mampu meraih back-to-back.

Namun kekuatan Spanyol agak berkurang dengan absennya David Villa dan pemain tengah belakang yang insipiratif Carlos Puyol.

Namun tim Matador masih memiliki Xavi di lini tengah dengan pemain yang dalam perkembangan bagus seperti Andres Iniesta, David
Silva, Cessc Fabregs, termasuk kapten tim kiper Iker Casillas.

Sebaliknya, Italia tengah bermasalah dengan ditariknya pemain bertahan Domenico Criscito karena dalam penyelidikan polisi
setempat terkait dugaan pengaturan skor pertandingan.

Tim Azzurri menelan tiga kali kalah dalam pertandingan pemanasan, termasuk kekalahan yang menjatuhka moral saat dihantam 0-3
oleh Rusia dalam pertandingan pemanasan terakhir menjelang euro.

Kondisi ini tentunya dilirik Kroasia yang merasa optimistik berpeluang lolos, dengan semakin bagusnya penampilan penyerang Nikica Jelavic yang tampil membela everton di ajang Liga Inggris.

"Dia merupakan salah satu alasan yang membuat kami percaya diri. Dia dalam penampilan puncak, dan akan membuat pengaruh besar buat tim," ungkap pelatih Kroasia, Slaven Bilic.

Sedangkan Trapattoni mengaku senang dengan arah perkembangan tim asuhannya Irlandia yang kerap menampilkan permainan takling  keras. Inilah yang menjadi salah satu perhatian timnas Spanyol saat nanti keduanya bertemu. Bahkan dalam pemusatan latihan di Polandia, tim Matador berlatih khusus untuk mengatasi permainan keras Irlandia ini.

"Kami punya gaya sepakbola sendiri. kami bukan tim bergaya latin, dan juga bukan tim yang bermain teknik secara superior seperti
tim lain," bela Trapattoni.

Pemain belakang Spanyol Alvaro Arbeloa tampaknya menyadari ini. Ia juga pernah merasakan bermain dengan pemain Irlandia saat
masih berada di Liverpool. "Buat saya Kroasia dan Irlandia adalah tim yang bagus, dengan pemain baik. Anda tak tahu apa yang
bakal terjadi. Saya tahu Irlandia yang mengandalkan fisik. Namun kami siap bertarung. Saya yakin kedua tim akan menyulitkan
kami dan Itlia," ungkap pemain Real Madrid ini. [L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN