Kota Madrid Berpesta Sambut sang Juara Euro 2012
Selasa, 3 Juli 2012 | 14:35
Tim Spanyol juara Euro 2012 [google] [MADRID] Pahlawan Euro 2012 Spanyol melakukan
parade kemenangan di ibukota negara Senin dengan suasana lautan manusia dan
warna merah-kuning dimana-mana, berdansa ria, bernyanyi di bawah sinar mentari,
sesaat melupakan kriris ekonomi yang menerpa mereka.
Para pemain yang mengenakan kaos merah dengan bacaan "Champions of
Europe" diarak di atas bus yang terbuka atapnya, mengarah ke pusat pesta
yang diadakan di alun-alun Plaza de Cibeles.
Para pendukung di bawah cuaca panas terik 36 derajat Celcius Setelah mendarat
di Bandar Madrid-Barajas, kapten tim Iker Casillas berdiri di pintu pesawat
Iberia Airbus A319 di depan pelatih Vicente del Bosque, sembari mengangkat
piala kemenangan mereka yang terbuat dari perak.
Raja Juan Carlos (74) yang masih merasa cedera pinggul ketika berburu di safari
Afrika, bergabung dengan keluarga kerajaan dalam memeriahkan kemenangan itu di
Palacio de la Zarzuela di Madrid.
"Rakyat Spanyol amat bangga dengan kalian. Amat bangga. Bukan saja karena
setiap kalian merupakan pemain bagus, tapi sebagai tim kalian amat
dahsyat," kata Raja ketika tim akan berpose untuk foto bersama.
Casillas memberikan kepada Raja kaos bernomor satu (1), ditandatangani semua
pemain tim nasional negara itu.
Spanyol berpesta pora setelah tim mereka menang 4-0 atas Italia pada laga final
di ibukota Ukraina, Kiev, merupakan piala ketiga dalam turnamen besar yang
mereka raih.
Masyarakat berjubel di setiap jalan yang mereka lalui.
"Rakyat negara ini amat bersatu, mereka melupakan sesaat masalah
mereka," kata seorang pendukung berusia 27 tahun, Jessica Pino, yang
mengenakan kaos, topi Viking berwarna bendera negara.
"Ini amat menggembirakan kami kendati mungkin hanya sesaat," kata
temannya berusia 26 tahun, Gabriel Rodriguez, dengan aksesoris sama di badan
dan kepalanya.
Para pehlawan mereka pun merasa amat bangga dengan keberhasilan mereka.
"Amat puas dan gembira atas keberhasilan ini. Turnamen itu amat sulit dan
kami dapat mengatasinya," kata Casillas, pemain kunci atas kemenangan
mereka, ketika berbicara di depan wartawan sesaat setelah pesawat mereka
mendarat, diapit dua truk besar pemadam api.
"Kami gembira karena pendukung menikmatinya," tambahnya.
Pemain depan Cesc Fabregas mengakui agak sedikit lelah.
"Kami merayakannya, kami sangat gembira. Hal terbaik sudah kita
dapatkan," katanya.
Perayaan sebenarnya sudah dimulai pada akhir babak pertama pertandingan Minggu
malam, ketika Spanyol memimpin 2-0, dan penonton di Plaza de Cibeles meledakkan
kegembiraan mereka.
Di Puerta del Sol di Madrid, lusinan penonton memanjat patung air mancur dan
melemparkan air ke sekumpulan pendukung lain, semua menari ria meluapkan
kegembiraan mereka.
Gol yang diciptakan David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres dan Juan Mata,
Minggu, menjadi sumbu peledak kegembiraan seantero Spanyol.
Televisi dan Twitter Sekitar 15.481.000 orang, atau sekitar 83,4 persen
penonton televisi, menyaksikan kemenangan Spanyol di ibukota Ukraina, Kiev,
merupakan penonton terbanyak dalam sepak bola Spanyol, seperti ditunjukkan
kalangan industri pertelevisian.
Kemenangan itu juga merupakan rekor berita berkaitan dengan olahraga terbesar
dalam Twitter, dalam hitungan detik.
Pertandingan itu menghasilkan 16,5 juta tweet dari para pendukung di seluruh
dunia dan total lalu lintas global mencapai puncak 15.358 tweet per detik pada
gol keempat, merupakan rekor berkaitan dengan olahraga pada jejaring sosial
Twitter.
Keberhasilan di lapangan itu, sesaat menutupi krisis ekonomi nasional, menurut
Harian El Pais, resesi nasional sudah menunjukkan 24,4 persen penganggur dan
bank berjuang keras mempertahankan keberadaan mereka.
"Keberhasilan sepak bola Spanyol membuat masyarakat lega, kendati sebentar,
dan sesaat melupakan reses ekonomi serta pengangguran yang semakin
banyak," lapor media itu.
"Sepak bola bukan pengganti manajemen politik yang baik, juga bukan untuk
kemajuan ekonomi, dan hal itu jangan kita tanyakan. Tapi kemenangan itu dapat
sesaat membuat orang menarik nafas dalam waktu-waktu sulit ini," lapor
media itu. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
