Grup D
Inggris Bersiap Hadapi Italia di Perempat Final
Rabu, 20 Juni 2012 | 10:35
Wayne Rooney mencetak gol pada pertandingan pertamanya bersama Inggris di Euro 2012 [yahoo] [DONETSK] Setelah absen pada dua laga awal karena hukuman
bertanding, striker Wayne Rooney melakukan debut di Piala Eropa 2012 dengan mencetak
gol tunggal guna mengantarkan Tim Nasional (Timnas) Inggris melaju ke
perempat-final. “The Three Lions” menang tipis 1-0 atas tuan rumah Ukraina pada
pertandingan terakhir Grup D yang berlangsung di Stadion Donbass Arena, Ukraina
pada Selasa (19/6) waktu setempat atau Rabu (20/6) dini hari WIB.
Dengan hasil ini, Inggris menempati posisi puncak klasemen
dengan torehan tujuh angka dan akan menghadapi Italia di babak delapan besar
pada 25 Juni mendatang. Partai
yang disaksikan langsung oleh sekitar 50 ribu penonton itu juga sempat diwarnai
kontroversi, ketika wasit Viktor Kassai dianggap membuat kesalahan dengan tidak
mengesahkan gol striker Ukraina Marko Devic, yang seharusnya bisa menyamakan
kedudukan menjadi 1-1.
Sepakan Devic sempat diblok Joe Hart yang megawal gawang
Inggris, tetapi akhirnya bergulir ke dalam gawang yang berhasil dihalau oleh
bek John Terry. Jika dilihat dari tayangan ulang, si kulit bundar telah
melewati garis gawang.
Tuntutan untuk menggunakan teknologi garis gawang kembali
mengemuka setelah kejadian tersebut. Hal serupa juga pernah terjadi ketika gol
Frank Lampard tidak disahkan wasit ketika Inggris kalah 1-4 atas Jerman di
Piala Dunia 2010. Pada Piala Eropa kali ini, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA)
memutuskan untuk menggunakan tambahan dua wasit yang masing-masing bertugas di
sisi gawang.
Kejadian kontroversial itu pun mendapat tanggapan dari
pelatih Ukraina Oleg Blokhin. “Ada lima wasit di lapangan dan bola telah
melewati garis gawang sejauh 50 cm. Lalu, kenapa kita masih membutuhkan lima
wasit itu? Saya tidak ingin berbicara tentang wasit karena kami kalah. Saya
tidak ingin menyalahkan semuanya kepada wasit,” kata Blokhin.
Namun, arsitek Inggris Roy Hodgson tidak yakin jika
tendangan Devic telah melewati garis gawang. “(John) Terry menyapu bola keluar
sebelum garis gawang dengan baik. Bahkan, dengan teknologi, Anda juga belum
tentu bisa begitu yakin akan hal itu. Tapi, jika itu gol, maka itu adalah
bagian dari keberuntungan,” ujar Hodgson.
Ukraina sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan.
Jika dilihat dari statistik, pasukan “The Yellow-Blue” ini berhasil menguasai
bola sebesar 58 persen, sementara Inggris hanya 42 persen. Mereka juga memiliki
lebih banyak peluang dengan melesakan 16 tendangan dan lima diantaranya mengarah
ke gawang. Sedangkan, Inggris tercatat hanya menorehkan sembilan tembakan
dengan lima diantaranya mengarah ke gawang.
Ukraina memulai laga dengan mengambil inisiatif serangan
dan memiliki peluang untuk unggul terlebih dahulu. Tuan rumah memiliki peluang
ketika laga memasuki menit ke-17. Gelandang Yevhen Konoplyanka melepaskan
tembakan dari kotak penalti, tetapi masih membentur tubuh John Terry, Anatoliy
Tymoshchuk mencoba memanfaatkan bola muntah, tetapi sayang tendangan volinya
masih melambung. Tempo permainan berlangsung lebih cepat selepas setengah jam
laga berjalan dengan kedua tim melakukan jual beli serangan.Namun, skor
kacamata masih bertahan hingga turun minum.
Memasuki interval kedua, Inggris gantian mengambil
inisiatif serangan dan berhasil unggul cepat pascajeda. Baru dua menit babak
kedua berjalan, Rooney berhasil membungkam publik tuan rumah lewat gol
perdananya di Polandia-Ukraina. Berawal dari umpan Steven Gerrard dari sisi
kanan, Rooney yang tidak mendapat kawalan dari lini belakang lawan tanpa
kesulitan menanduk bola tanpa bisa dihentikan oleh kiper Ukraina Andriy Pyatov.
“Saya selalu berusaha berada di tempat untuk mencetak gol.
Saya bisa saja melakukan lebih baik dengan sepasang gol lagi, tapi saya
mendapat satu gol dan meraih tiga poin,” kata pemain Manchester United itu
mengomentari golnya.
Tuan rumah mencoba membalas dan seharusnya bisa menyamakan
kedudukan ketika laga memasuki menit ke-61. Sepakan Devic berhasil disapu
Terry, meskipun dari tayangan ulang bola sudah melewati garis gawang. Namun,
wasit memutuskan untuk tidak mengesahkan gol tersebut. Keunggulan Inggris pun
bertahan hingga akhir laga, sekaligus menghentikan langkah Ukraina untuk maju
ke fase berikutnya pada debutnya di turnamen akbar Benua Biru ini.
Seusai laga, Shevchenko mengumumkan jika pertandingan kontra
Inggris menjadi partai terakhirnya bersama Timnas Ukraina. Namun, jika
memungkinkan, dia ingin bermain satu kali lagi untuk mengucapkan rasa terima
kasih kepada para fans yang selama ini telah mendukung kariernya. Mantan
punggawa AC Milan dan Chelsea ini telah bermain sebanyak 111 laga bersama
Ukraina dengan mengoleksi 48 gol. [AP/HPS]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
