SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip

Grup D

Inggris Bersiap Hadapi Italia di Perempat Final
Rabu, 20 Juni 2012 | 10:35

Wayne Rooney mencetak gol pada pertandingan pertamanya bersama Inggris di Euro 2012 [yahoo] Wayne Rooney mencetak gol pada pertandingan pertamanya bersama Inggris di Euro 2012 [yahoo]

[DONETSK] Setelah absen pada dua laga awal karena hukuman bertanding, striker Wayne Rooney melakukan debut di Piala Eropa 2012 dengan mencetak gol tunggal guna mengantarkan Tim Nasional (Timnas) Inggris melaju ke perempat-final. “The Three Lions” menang tipis 1-0 atas tuan rumah Ukraina pada pertandingan terakhir Grup D yang berlangsung di Stadion Donbass Arena, Ukraina pada Selasa (19/6) waktu setempat atau Rabu (20/6) dini hari WIB.  

Dengan hasil ini, Inggris menempati posisi puncak klasemen dengan torehan tujuh angka dan akan menghadapi Italia di babak delapan besar pada 25 Juni mendatang. Partai yang disaksikan langsung oleh sekitar 50 ribu penonton itu juga sempat diwarnai kontroversi, ketika wasit Viktor Kassai dianggap membuat kesalahan dengan tidak mengesahkan gol striker Ukraina Marko Devic, yang seharusnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1.  

Sepakan Devic sempat diblok Joe Hart yang megawal gawang Inggris, tetapi akhirnya bergulir ke dalam gawang yang berhasil dihalau oleh bek John Terry. Jika dilihat dari tayangan ulang, si kulit bundar telah melewati garis gawang.  

Tuntutan untuk menggunakan teknologi garis gawang kembali mengemuka setelah kejadian tersebut. Hal serupa juga pernah terjadi ketika gol Frank Lampard tidak disahkan wasit ketika Inggris kalah 1-4 atas Jerman di Piala Dunia 2010. Pada Piala Eropa kali ini, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) memutuskan untuk menggunakan tambahan dua wasit yang masing-masing bertugas di sisi gawang.  

Kejadian kontroversial itu pun mendapat tanggapan dari pelatih Ukraina Oleg Blokhin. “Ada lima wasit di lapangan dan bola telah melewati garis gawang sejauh 50 cm. Lalu, kenapa kita masih membutuhkan lima wasit itu? Saya tidak ingin berbicara tentang wasit karena kami kalah. Saya tidak ingin menyalahkan semuanya kepada wasit,” kata Blokhin.    

Namun, arsitek Inggris Roy Hodgson tidak yakin jika tendangan Devic telah melewati garis gawang. “(John) Terry menyapu bola keluar sebelum garis gawang dengan baik. Bahkan, dengan teknologi, Anda juga belum tentu bisa begitu yakin akan hal itu. Tapi, jika itu gol, maka itu adalah bagian dari keberuntungan,” ujar Hodgson.  

Ukraina sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Jika dilihat dari statistik, pasukan “The Yellow-Blue” ini berhasil menguasai bola sebesar 58 persen, sementara Inggris hanya 42 persen. Mereka juga memiliki lebih banyak peluang dengan melesakan 16 tendangan dan lima diantaranya mengarah ke gawang. Sedangkan, Inggris tercatat hanya menorehkan sembilan tembakan dengan lima diantaranya mengarah ke gawang.   

Ukraina memulai laga dengan mengambil inisiatif serangan dan memiliki peluang untuk unggul terlebih dahulu. Tuan rumah memiliki peluang ketika laga memasuki menit ke-17. Gelandang Yevhen Konoplyanka melepaskan tembakan dari kotak penalti, tetapi masih membentur tubuh John Terry, Anatoliy Tymoshchuk mencoba memanfaatkan bola muntah, tetapi sayang tendangan volinya masih melambung. Tempo permainan berlangsung lebih cepat selepas setengah jam laga berjalan dengan kedua tim melakukan jual beli serangan.Namun, skor kacamata masih bertahan hingga turun minum.  

Memasuki interval kedua, Inggris gantian mengambil inisiatif serangan dan berhasil unggul cepat pascajeda. Baru dua menit babak kedua berjalan, Rooney berhasil membungkam publik tuan rumah lewat gol perdananya di Polandia-Ukraina. Berawal dari umpan Steven Gerrard dari sisi kanan, Rooney yang tidak mendapat kawalan dari lini belakang lawan tanpa kesulitan menanduk bola tanpa bisa dihentikan oleh kiper Ukraina Andriy Pyatov.  

“Saya selalu berusaha berada di tempat untuk mencetak gol. Saya bisa saja melakukan lebih baik dengan sepasang gol lagi, tapi saya mendapat satu gol dan meraih tiga poin,” kata pemain Manchester United itu mengomentari golnya.    

Tuan rumah mencoba membalas dan seharusnya bisa menyamakan kedudukan ketika laga memasuki menit ke-61. Sepakan Devic berhasil disapu Terry, meskipun dari tayangan ulang bola sudah melewati garis gawang. Namun, wasit memutuskan untuk tidak mengesahkan gol tersebut. Keunggulan Inggris pun bertahan hingga akhir laga, sekaligus menghentikan langkah Ukraina untuk maju ke fase berikutnya pada debutnya di turnamen akbar Benua Biru ini.  

Seusai laga, Shevchenko mengumumkan jika pertandingan kontra Inggris menjadi partai terakhirnya bersama Timnas Ukraina. Namun, jika memungkinkan, dia ingin bermain satu kali lagi untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada para fans yang selama ini telah mendukung kariernya. Mantan punggawa AC Milan dan Chelsea ini telah bermain sebanyak 111 laga bersama Ukraina dengan mengoleksi 48 gol. [AP/HPS]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN