SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip

Analisis Euro 2012

Inggris, Batu Sandungan Les Bleus Memuncaki Grup D
Senin, 11 Juni 2012 | 13:22

Andalan tim Prancis, Karim Benzema [google] Andalan tim Prancis, Karim Benzema [google]

[DONETSK] Tim Prancis memiliki rekor tak terkalahan yang panjang dalam pertandingan. Wajar saja kalau tim ayam jagi di bawah kendali Laurent Blanc berharap mampu mengulang sukses masa lalu dengan memuncaki Grup D dan melaju ke babak perempat final Euro 2012.  

Namun Blanc sadar, untuk mewujudkan ini mereka akan menghadapi sebuah rintangan sudah mereka ketahui. Yakni musuh lama Inggris. Hanya saja the three lions baru saja melakukan perombakan kepemimpinan di bawah sang manajer baru Roy Hodgson yang mungkin akan menampilkan permainan hati-hati pada saat pertandingan perdana Grup D.  

Sehingga untuk mewujudkan target juara grup, Prancis masih harus menunggu pertandingan perdana menghadapi Inggris, sambil juga mengawasi aksi tuan rumah Ukraina dan Swedia.  

Pendukung Prancis masih memiliki kenangan pahit saat tim ini tersingkir di awal pada ajang Piala Dunia 2010. Hanya saja mereka juga memiliki kenangan manis yang mengingatkan betapa pentingnya kesatuan dan konsentrasi pemain.  

Terinspirasi oleh Michel Platini dan Zinedine Zidane, Prancis telah dua kali juara Euro. Yang pertama saat menjadi tuan rumah pada 1984, dan di Belgia-Belanda pada 2000. Kemenangan ini membuat Prancis menjadi satu-satunya tim yang berada di belakang Jerman, sebagai juara Euro sebanyak tiga kali.  

Pekan lalu, Prancis melengkapi persiapan mereka dengan kemenangan 4-0 menghadapi Estonia serta melengkapi rekor tak terkalahkan di bawah prestasi Blanc di Piala Dunia 1998 sebanyak 21 kali tanpa kalah, dengan 15 kali menang.  

Blanc yang pernah memperkuat klub Manchester United semasa karier bermainnya tampaknya sudah paham betul dengan sepakbola Inggris. “Mereka (Inggris) tidak dalam kekuatan penuh. Namun yang membuat saya khawatir adalah mereka akan memainkan sejumlah gaya. Itu yang akan membuat kami harus kuat fisik secara ekstrem, karena saya yakin ini merupakan pertandingan yang sulit,” ungkapnya.  

Kuat di lini belakang dan diberkahi di lini depan dengan pemain-pemain seperti Franck Ribery, Samir Nasri dan Karim Benzema, tentunya membuat Les Bleus favorit grup. Apalagi Inggris tengah dalam kondisi cedera sejumlah pemain kunci, dan masih absennya penyerang Wayne Rooney yang terkena sanksi.  

Namun Blanc menyadari ini bukanlah faktor yang akan menguntungkannya, mengingat mereka akan bertemu musuh lama.   “Inggris pasti akan menampilkan seluruh kemampuan yang mereka miliki. Sebab jika Prancis bertemu Inggris, ini akan meningkatkan level pertandingan dari sekadar sebuah pertandingan normal internasional. Hanya saja kami tak takut dengan mereka dan tim yang lainnya,” tegas Blanc.  

Meski tanpa diperkuat Rooney dalam dua pertandingan awal, dan cederanya pemain kunci seperti pemain belakang Gary Cahill, pemain tengah Frank Lampard, dan Gareth Barry, Inggris telah menunjukan sebuah kemajuan dan determinasi yang baik. Rangking dunia mereka berada di enam besar, dan di Eropa di empat besar.  

Prestasi terbaik Inggris di Euro adalah pada penyelenggaraan di kandang tahun 1996, dimana langkah mereka terhenti di semifinal. Namun di bawah arahan Hodgson, dengan dua kali menang pada pertandingan pemanasan, the three lions memasuki arena Euro 2012 dengan rasa percaya diri.  

“Kami tahu, kami bisa meraih hasil baik saat menghadapi Prancis. Pertandingan pembuka ini menjadi tes buat kami,” ungkap pemain sayap, Stewart Downing.  

Sedangkan Tuan rumah Euro 2012, Ukraina ditangani mantan pemain sayap Uni Soviet Oleg Blokhin yang mampu membawa timnya mencapai babak perempat final di Piala Dunia 2010.  

Hanya saja tim tuan rumah terkendala sejumlah masalah. Mereka kalah dari Turki 0-2 dalam persiapan akhirnya, serta dua pekan lalu para pemain Ukraina terkena sakit perut. Kini Ukraina berharap mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah saat melangsungkan pertandingan di Ibukota Kiev.   “Saya dikenal sebagai pemain yang tak bisa ditebak permainannya. Saya juga kini menjadi pelatih yang tak bisa diprediksi,” ungkap Blokhin.  

Ia menunjuk pemain veteran Andriy Shevchenko sebagai kapten yang menginspirasi tim dan pendukung. Sheva akan didampingi penyerang muda dari Dynamo Kiev, Andriy Yarmolenko yang punya kans menjadi pemain berbahaya di lini depan.  

Lawan Ukraina, Swedia yang ditangani pelatih Erik Hamren masih mengandalkan inspirasi dari pemain yang kerap uring-uringan Zlatan Ibrahimovic. Ibra merupakan pemain hebat yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di saat momen penting. Tapi ia punya kendalah gampang frustrasi saat menghadapi pertahanan lawan yang solid. [L-9]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN