SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip

Tenaga Kerja Kawasan Industri Bisa Capai 4 Juta Orang
Selasa, 3 Juli 2012 | 14:57

Ilustrasi kawasan industri [google] Ilustrasi kawasan industri [google]

[JAKARTA] Kebutuhan tenaga kerja terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya industri dalam kawasan. Saat ini tercatat tiga juta tenaga kerja dalam kawasan industri dan dalam dua tahun ke depan bisa mencapai empat juta orang.

Menurut Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Hendra Lesmana kepada SP di Jakarta, Senin (2/7), kehadiran kawasan industri sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi industri. Namun, hal itu juga semakin meningkatkan jumlah kebutuhan dan profesionalitas tenaga kerja dalam berbagai sektor. Dalam dua hingga lima tahun ke ke depan diperkirakan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan mencapai empat juta orang.

Dikatakan, lima tahun lalu jumlah tenaga kerja di dalam kawasan industri baru mencapai 1,5 juta orang dan saat ini telah mencapai tiga juta tenaga kerja. “Tenaga kerja tersebut terserap dalam berbagai sektor industri. Paling banyak dalam industri otomotif dan elektronik serta komponen pendukungnya. Dalam lima tahun ke depan bisa mencapai 4 juta orang,” kata Hendra.

Dikatakan, kebutuhan tenaga kerja bisa ditingkatkan lagi asalkan kualitas, keterampilan, dan profesionalisme tenaga kerja terjamin. Terkait dengan itu, Ketua Bidang Pemerintahan HKI Barnabas Yusuf Hura mendorong agar program-program pemerintah dan kalangan swasta agar meningkatkan keterampilan tenaga kerja.

Untuk itu, perlu sinergisitas antara pelaku kawasan industri dengan pemerintah. Salah satunya adalah mendorong implementasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Dikatakan, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja tersebut bisa dengan optimalisasi peran balai latihan kerja (BLK) dan pendidikan kejuruan teknik. Kerja sama pemerintah, swasta, dan sektor pendidikan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja.

“Kebutuhan tenaga kerja terus meningkat, tetapi kualitas dan keterampilan juga perlu ditingkatkan sehingga sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Ini perlu langkah bersama dari pemerintah, pelaku industri, dan dunia pendidikan,” kata Barnabas.

Untuk itulah, dalam Musyawarah Nasional VI dan Business Forum HKI yang akan dibuka Wakil Presiden Boediono pada Selasa (3/7) ini fokus pada tema perkembangan kawasan industri dalam konteks MP3EI dan Metropolitan Priority Area (MPA). Dalam Munas VI ini akan terjadi pergantian pengurus HKI periode 2008-2012 yang dipimpin Hendra Lesmana.

Selain Hendra yang masih berpeluang untuk menjabat Ketua Umum HKI, ada juga sejumlah nama yang beredar yakni  Sani Iskandar dari Karawang International Industry City (KIIC) dan Hyanto Wihadhi dari PT Jababeka Tbk. Dalam Munas HKI akan dibahas sejumlah tema untuk mendorong kemajuan dan perkembangan industri nasional. Pengembangan kawasan industri di Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya karena masih terkendala masalah penataan lahan dan infrastruktur.

Beberapa waktu lalu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan dan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Dedi Mulyadi mengatakan kawasan industri di Indonesia masih jauh dari kondisi ideal. Banyak terdapat kawasan industri, baik yang difasilitasi oleh pemerintah maupun yang berdiri sendiri atas prakarsa pihak swasta, yang lahannya belum dapat terisi seluruhnya.

"Berbagai faktor eksternal dan internal tersebut berpengaruh secara simultan terhadap daya saing suatu kawasan industri di suatu negara," katanya.

Berbagai faktor internal yang mempengaruhi daya saing kawasan industri suatu negara di antaranya permintaan dan penawaran terhadap kawasan industri, suku bunga, inflasi, ketersediaan tenaga kerja dan tingkat upahnya, dan ketersediaan sumber daya serta kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan iklim investasi. [H-12]       




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN