Sebanyak 1.000 Perusahaan Siap Tampung Peserta Magang
Sabtu, 23 Juni 2012 | 8:30
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar [JAKARTA] Pada tahun ini, sekitar 1.000 perusahaan dalam negeri telah
disiapkan untuk menampung belasan ribu peserta magang yang berasal dari
berbagai daerah di Indonesia.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, di kantornya,
Jumat (22/6), berjanji mengembangkan pelaksanaan
program pemagangan sebagai gerakan nasional dengan melibatkan
perusahaan-perusahaan besar dalam dan luar negeri.
Program pemagangan, kata dia, menjadi salah satu solusi mengatasi
pengangguran karena dinilai mampu meningkatkan sumber daya manusia, menambah
wawasan pengetahuan dan ketrampilan kerja para pencari kerja sehingga mudah
diserap pasar kerja.
Pola pemagang berperan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dengan
kebutuhan perusahaan atau lapangan pekerjaan.
“Oleh karena itu, pemagangan harus menjadi
gerakan nasional untuk terus diselenggarakan dengan bekerja sama dengan
perusahaan-perusahaan," kata dia.
Untuk mendukung terselenggaranya program pemagangan dalam negeri, Muhaimin
mengaku telah bekerja sama dan menandatangani MoU dengan Asosiasi
pengusaha Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sehingga dapat
menggerakkan perusahaan-perusahaan anggota Apindo agar siap menampung para
pesera magang.
Muhaimin mengatakan, peran pemagangan sangat penting, tidak
semata-mata untuk peningkatan kualitas tenaga kerja, tetapi juga dapat
mempermudah perusahaan-perusahaan dalam mencari tenaga kerja yang
berkualitas dan sesuai dengan kompetensi yang mereka butuhkan.
“Pemerintah mendorong agar perusahaan-perusahaan melaksanakan program
pemagangan, karena manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh perusahaan, Mereka bisa menjamin ketersedian
tenaga kerja baru yang bisa diambil dari peserta magang yang sedang belajar di
perusahaannya, “kata Muhaimin.
Menurut Muhaimin, manfaat adanya program pemagangan bakal dirasakan tiga
pihak, yakni perusahaan, lembaga pelatihan, dan peserta pelatihan.
Bagi
perusahaan, mereka bisa mengenal kualitas dan SDM yang dibutuhkan
perusahaan. sedangkan bagi pihak lembaga pelatihan dapat memberikan
kepuasan karena lulusannya lebih terjamin memiliki bekal standar kompetensi
yang memadai.
“Manfaat utama yang bakal dirasakan peserta program pemagangan di dalam dan
luar negeri dapat mendorong untuk meningkatkan kompetensi kerja yang
profesional pada tingkat lebih tinggi dalam persaingan SDM di era globalisasi
ini,”kata Muhaimin.
Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas)
Kemnakertrans Abdul Wahab Bangkona menambahkan program pemagangan sangat
diminati terutama oleh para pencari kerja usia muda yang baru lulus dari
pendidikan yang butuh pengalaman kerjal
“Program ini dapat mengembangkan keahlian kerja para tenaga kerja muda dan
menumbuhkan dorongan kerja, karena pekerja dalam usia ini membutuhkan dukungan,
serta arahan yang intensif agar dapat menjadi pekerja yang potensial,”kata
Wahab. [E-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
