Satelit Lippo Group Sukses Diluncurkan dari Guyana
Rabu, 16 Mei 2012 | 11:13
Lippo Group [google] [JAKARTA] Satelit telekomunikasi yang dibuat oleh Lippo
Group bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang, SKY Perfect JSat Corporation
dan Mitsui Corporation, sukses diluncurkan dari Guyana Prancis, Selasa (15/5)
sore waktu setempat, atau Rabu (16/6) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Lippo Star diluncurkan dari
Ariane Launch Complex nomor 3 (ELA-3) milik Arianespace, di Kourou, Guyana
Perancis. Satelit yang secara teknis bernama JCSAT-13 tersebut akan langsung
beroperasi mulai tahun ini, dengan masa aktif mencapai 15 tahun.
"Mission success," lapor pihak Ariane, sebagaimana
ditulis di situsnya, begitu roket Ariane-5 ECA yang selain membawa Lippo Star
juga VINASAT-2, itu resmi meluncur.
Berbobot 4.350 ton dan dibuat oleh Lockheed Martin
Commercial Space System, Lippo Star akan mengorbit di posisi 124 derajat bujur
timur, atau kira-kira di atas Jepang. Disebutkan, satelit bermuatan 44 KU-Band
transponder ini memiliki daya cakup cukup luas, meliputi seluruh Indonesia,
benua Asia, serta wilayah Oceania pada umumnya.
Diharapkan mampu mendukung pembangunan nasional dengan cara
menghubungkan penduduk Indonesia yang tersebar di 17.000 pulau, dengan satelit
ini setidaknya anak perusahaan Lippo Group bisa menyelenggarakan siaran
Direct-To-Home (DTH) ke seluruh Indonesia. Lewat satelit ini juga, akan semakin
banyak program televisi yang bisa diantarkan langsung ke rumah pelanggan di
seluruh Indonesia.
Dalam konteks itu, First Media akan menjadi salah satu
pengguna satelit Lippo Star. Turut hadir secara langsung di acara peluncuran di
Guyana, Irwan Djaja, CEO PT First Media Tbk, ketika dihubungi via telepon oleh
Beritasatu TV, menyatakan bahwa dirinya merasa lega, sekaligus excited dengan
peluncuran yang berlangsung lancar itu.
"Peluncuran berlangsung lancar, dan semoga saja dengan
keberadaan satelit ini, tidak saja bagi kami di First Media, akan ada banyak
manfaat telekomunikasi juga yang bisa didapatkan segenap masyarakat Indonesia
hingga ke berbagai pelosoknya," ungkapnya.
Sementara itu, seperti diungkapkan sebelumnya, Rezlan Ishar
Jenie, Dubes RI untuk Perancis, mengatakan bahwa peluncuran ini merupakan satu
peristiwa yang sangat penting bagi Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau.
"Melalui satelit inilah masyarakat kita yang tinggal di pelosok bisa mendapatkan
akses informasi. Ini penting dalam konteks membangun bangsa, karena kita
mendapatkan akses informasi, pengetahuan, dan memung kinkan kita untuk bisa
saling mengenal satu sama lain," ujarnya, Selasa (15/5). [BS/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Multipolar Technology Tawarkan 20 % Saham ke Publik
Kadin Minta Bank Tidak Gegabah Naikkan Bunga Kredit UKM
Muhaimin: BBM Naik, Tak Boleh Ada PHK Massal
Smartfren Raih Penghargaan Best CDMA Phone di ICS 2013
Mayapada Tawarkan Kupon Hingga 11,5%
Peserta Indonesia Belum Terdaftar di AOTE
