SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 27 Juli 2014
Pencarian Arsip

Dinilai Wanprestasi

PT Prudential Digugat Ahli Waris Nasabah Rp 1 Miliar
Rabu, 29 Januari 2014 | 8:15

Prudential Prudential

[JAKARTA] Ahli waris nasabah menggugat PT Prudential Life Assurance di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan menuntut ganti rugi immateriil sebesar Rp 1 miliar.  

Selain ganti rugi immateriil, ahli waris juga menuntut rugi materiil sebesar pertanggungan asuransi dasar Rp 196 juta dan pertanggungan kondisi kritis Rp 35 juta.

Gugatan ini dilayangkan lantaran PT Prudential menolak klaim polis asuransi jiwa yang diajukan Edy Suryanta Ginting, selaku penerima manfaat (beneficiary) dari polis almarhum istrinya, Ria Priana yang memegang hak polis asuransi jiwa No.77406019 sesuai  Polis tertanggal 07 Juni 2011. Penolakan tersebut disertai berbagai alasan yang dinilai Edi tidak masuk akal.

"Prudential sengaja mencari-cari alasan," kata Riki Rikardo Manik selaku Kuasa Hukum Edy kepada wartawan, Selasa (28/1) malam.

Riki menuturkan, Prudential menolak klaim yang diajukan Edy bulan Agustus 2012 lalu, meski Edy sudah melampirkan dokumen yang dibutuhkan.

Penolakan ini disampaikan dalam surat tertanggal 31 Agustus 2012, 23 Oktober 2012, 29 November 2012, dan 13 Februari 2013.

"Penolakan ini aneh karena alasan yang disampaikan dalam masing-masing surat selalu berbeda," ungkapnya.

Riki mencontohkan, pada tanggal 31 Agustus 2012 Prudential beralasan polis Almarhum Ria Priana dalam status lapsed atau tidak aktif.

Sementara pada 23 Oktober 2012, Prudential menolak klaim ahli waris Ria dengan alasan nasabahnya itu menderita depresi berat sebelum polis diterbitkan.

Tak hanya itu, pada surat terakhir tertanggal 13 Februari 2013, Prudential menolak klaim dengan alasan penyebab kematian Ria adalah penyakit keturunan.

"Alasan Ria menderita depresi tidak dapat dibuktikan dengan data medis," jelasnya.

Saat akan mengajukan polis, Ria telah melengkapi dokumen Surat Pengajuan Asuransi Jiwa yang dibutuhkan. Dengan penolakan klaim asuransi jiwa ini, Riki menyatakan PT Prudential telah melakukan wanprestasi.

"Prudential melakuan wanprestasi dengan menolak klaim asuransi yang diajukan Edy," tegasnya.

Sebelum mengajukan gugatan, Riki menyatakan, pihaknya telah berulang kali memperingatkan Prudential untuk memenuhi kewajibannya melalui sejumlah somasi.

Namun, pihak Prudential tak pernah menanggapinya. Terkait gugatan ini, pihak Prudential melalui Assistant Vice President Corporate Communication Prudential Indonesia Widyananto Sutanto mengaku akan mengikuti proses hukum yang berlangsung.

"Atas rincian polis, kami tidak bisa berkomentar," katanya. [F-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»