Pendapatan Jasa Marga Tahun 2011 Capai Rp 4,96 Triliun
Rabu, 9 Mei 2012 | 13:59
Logo Jasa Marga [JAKARTA] PT Jasa
Marga berhasil membukukan pendapatan usaha 2011 sebesar Rp 4,96 triliun atau
meninggal sebesar 13,3 persen dibanding pendapatan tahun 2010, yang mencapai Rp
4,38 triliun.
Direktur PT Jasa
Marga, Adityawan, seusai acara rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta,
Rabu (9/5), mengatakan, volume lalulintas transaksi selama tahun 2011 mengalami
pertumbuhan yang kosisten. Volume transaksi tahun 2011 mencapai 1,1 miliar
kendaraan atau naik 14,10 persen dibandingkan tahun 2010.
Di mana rata-rata
kenaikan volume transaksi dalam lima tahun terakhir adalah sebesar Rp 6,17
persen. Pertumbuhan lalulintas dibandingkan tahun 2010 mengalami kenaikkan
sebesar Rp 14,1 persen. "Hal ini didukung oleh pertumbuhan lalulintas di
ruas tol Jagorawi, Jakarta - Cikampek dan Bogor Outer Ring Road (BORR),"
kata dia.
Dikatakan, selain
fokus pada peningkatan pendapatan, PT Jasa Marga juga memperhatikan tentang
pengendalian anggaran. Hal ini dapat dilihat dari Earning Before Interest Tax
Depreciation and Amorfitation (EBITA) margin sebesar 52,2 persen untuk tahun
2007, 53,9 persen untuk tahun 2008, 54,8 untuk tahun 2009, 54,4
persen untuk tahun 2010 dan 59,6 persen untuk tahun 2011.
Pengendalian
anggaran ini tidak semata memotong pengeluaran ataupun program yang telah
direncanakan sebelumnya, namun dengan semaksimal mungkin melakukan efisiensi
dan optimalisasi terhadap setiap program yang akan dilaksanakan.
Peningkatan
pendapatan sebesar Rp 13,3 persen dan upaya efisiensi yang dilakukan perseroan
tentunya berdampak kepada peningkatan laba bersih yang dibukukan jasa marga.
BUMN operator dan pengembang jalan tol ini berhasil membukukan laba bersih
tahun 2011 sebesar Rp 1,34 triliun. Pencapaian ini meningkat sebesar Rp 146
miliar atau naik sebesar 12,23 persen dibandingkan dengan tahun 2010.
Adityawarman
menegaskan, sebagai BUMN yang sekaligus juga perusahaan publik, pihaknya
bertekad untuk terus memberikan hasil terbaik kepada pemerintah dan juga kepada
para investor yang telah mempercayai saham Jasa Marga sebagai instrumen
investasi mereka," kata dia. [E-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
6,5 Gram Emas Per Tahun Hilang Akibat Bayar Tunai
Pemerintah Serius Pikirkan TKI Kalau Ada Maunya Saja
BBM Naik, Batal Beli Mobil Baru, Warga Incar yang Bekas
Jasa Marga Tetap Berminat Akuisisi Tol Tengah Surabaya
Cigna Targetkan Premi Naik 35% di 2013
