Pemerintah Lagi Hitung Harga Kenaikan Premium
Selasa, 21 Februari 2012 | 16:10
Ilustrasi BBM [google] [JAKARTA] Pemerintah
menghitung kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium
sebagai salah satu opsi kebijakan yang akan diberlakukan pada 2012.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik di Istana Kepresidenan, Jakarta,
Selasa (21/2) mengatakan, penghitungan itu dilakukan untuk mencapai harga jual
yang paling mungkin dan masih terjangkau oleh daya beli masyarakat.
"Opsi di tengah-tengah itu, opsi dari aspirasi yang muncul di masyarakat,
yaitu opsi menaikkan harga. Jadi diturunkan subsidinya dengan cara dinaikkan
harganya. Sekarang ini sedang dihitung yang terbaik, yang paling mungkin, yang
paling bagus dijangkau daya beli rakyat," tuturnya.
Meski demikian, lanjut dia, opsi konversi BBM ke Bahan Bakar Gas (BBG) akan
tetap dijalankan yang akan berlangsung hingga beberapa tahun ke depan.
Selain itu, penambahan infrastruktur untuk ketersediaan Pertamax yang lebih
banyak di SPBU juga akan dilakukan oleh pemerintah.
Menurut Jero, berbagai opsi yang dipersiapkan oleh pemerintah itu akan
diputuskan bersama oleh Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebelum 1
April 2012.
Bersamaan dengan opsi kebijakan BBM yang dipersiapkan pemerintah, Jero
mengatakan, pihaknya juga tengah mempersiapkan APBNP 2012 untuk diajukan kepada
DPR sehingga bisa mengakomodasi kenaikan BBM jenis premium.
"Nanti dari situ akan terjadi keputusan. Mestinya sebelum 1 April sudah
'clear' karena 1 April batas kita harus mengambil keputusan," demikian
Jero. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
