Pemerintah Akan Batasi Pemakaian Premium di Mobil Pribadi
Rabu, 11 April 2012 | 14:15
Dirjen Migas Evita Legowo [google] [JAKARTA] Pemerintah akan melanjutkan kembali rencana
pembatasan pemakaian premium mobil pribadi untuk menjaga kuota BBM bersubsidi
sesuai APBN Perubahan 2012 sebesar 40 juta kiloliter.
Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo di Jakarta, Rabu (11/4) mengatakan,
mekanisme pembatasan akan berdasarkan kapasitas mesin kendaraan (cc), sehingga
tidak semua mobil pribadi yang menggunakan premium terkena kebijakan tersebut.
"Pelaksanaannya akan dimulai di wilayah Jawa-Bali yang memang sudah siap
infrastrukturnya," katanya.
Menurut dia, jika tidak dilakukan upaya pengendalian, maka konsumsi BBM
bersubsidi bakal menembus 46-47 juta kiloliter atau jauh di atas asumsi 40 juta
kiloliter.
Saat ini, mobil pribadi memang mengonsumsi premium bersubsidi terbesar yakni
mencapai 53 persen dari total volume.
Ia juga mengatakan, kendaraan sepeda motor masih boleh menggunakan premium.
Evita menambahkan, pemerintah akan mengeluarkan aturan berupa Peraturan Menteri
ESDM sebagai payung hukum pelaksanaan pembatasannya.
"Kami targetkan Permen ESDM itu bisa terbit pada April ini atau awal Mei
2012," katanya.
Permen ESDM akan menjadi turunan Peraturan Presiden No 15 Tahun 2012 tentang Harga
Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu yang
ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Februari 2012.
Juru Bicara Pertamina, M Harun mengatakan, pihaknya memerlukan waktu untuk
persiapan melaksanakan program pembatasan tersebut.
"Kalau aturannya keluar Mei, kami perlu waktu pelaksanaannya antara 2-3
bulan, sehingga baru bisa diimplementasikan Juli-Agustus 2012," katanya.
Menurut dia, sejak dulu, pihaknya sebenarnya sudah menunggu aturan pelaksanaan
pembatasan tersebut.
"Berdasarkan aturan itu, Pertamina akan siapkan apa yang perlu ditambah,
apakah investasi dan lainnya," katanya.
Waktu dulu, lanjutnya, pihaknya sudah menyiapkan tangki-tangki di depo BBM
untuk diisi pertamax.
"Karena tidak jadi, kami isi premium lagi," katanya. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Hari Ini, Presiden Tunjuk Chatib Basri jadi Menkeu
Pemerintah Serius Pikirkan TKI Kalau Ada Maunya Saja
Masuk Rekor Muri, Penjualan Avanza Tembus 1,1 Juta Unit
6,5 Gram Emas Per Tahun Hilang Akibat Bayar Tunai
SBY Lakukan Fit & Proper Test ke Calon Menkeu
