SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

Kadin Minta Pemerintah Ketat Awasi Barang Impor
Rabu, 9 Mei 2012 | 11:09

Ilustrasi barang impor diperdagangkan di pasar [antara] Ilustrasi barang impor diperdagangkan di pasar [antara]

[JAKARTA] Pemerintah harus lebih proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran barang impor illegal serta memperketat masuknya produk illegal itu melalui sejumlah pintu masuk yang ada. Pasalnya, dikhawatirkan dengan kian maraknya produk illegal di tengah-tengah masyarakat akan merugikan produsen nasional dan membahayakan pasar domestik yang semestinya dijaga.  

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur, kepada pers di Jakarta, baru-baru ini.  

Menurut Natsir, Kemendag dan Bea Cukai perlu meningkatkan pengawasan impor illegal, karena Indonesia merupakan pasar besar di Asia bahkan di dunia. “Oleh karena itu, Kemendag dan Bea Cukai  perlu tegas dalam menjaga pasar domestik, karena Kemendag dan Bea Cukai  adalah pintu terdepan agar industri dalam negeri ini bisa bertahan,” kata dia.  

Pengawasan kedua institusi ini, kata Natsir, masih perlu ditingkatkan karena masih banyak barang impor illegal di pasaran. Selama ini masih beredar banyak produk impor yang masuk ke Indonesia yang tidak  berstandar, kalau pun berstandar lebel standarnya palsu terutama produk dari Tiongkok.  

Pihaknya menilai, proses hukum bagi importir yang melakukan impor illegal tidak menimbulkan efek jera, buktinya dari hari ke hari permasalahan impor ilegal  ini bertambah dan akan bertambah terus.  

Berkaitan dengan hal itu, Natsir mengingatkan agar kebijakan Kemendag terhadap impor ilegal ini masih perlu ditingkatkan dan kebijakan bea cukai terhadap barang   impor yg melalui jalur hijau perlu ditinjau kembali. Importir, kata dia, jangan berlindung dengan mendapat prioritas jalur hijau,  salah satu efek yang ditimbulkan  jual barang impor sudah termasuk PPN.[E-8]    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN